ACEH TAMIANG, iNews.id - Sekretaris Badan Nasional Pengelola Perbatasan (BNPP) RI Komjen Pol Makhruzi Rahman meninjau langsung wilayah terdampak banjir bandang di Kampung Landuh, Kabupaten Aceh Tamiang, Minggu (15/3/2026). Peninjauan ini dilakukan untuk memastikan proses pembersihan lumpur dan material sampah berjalan optimal.
Langkah tersebut menjadi bagian penting dalam percepatan pemulihan pascabencana, agar aktivitas masyarakat bisa segera kembali normal. Fokus utama saat ini adalah membuka kembali akses jalan yang sempat tertutup material banjir.
“Kami berharap sebelum Hari Raya Idulfitri sebagian besar lumpur dan sampah sudah dapat dibersihkan sehingga mobilitas masyarakat kembali lancar. Setelah itu, pembersihan akan dilanjutkan ke desa-desa lain yang juga terdampak,” ujar Komjen Makhruzi dikutip Selasa (17/3/2026).
Penanganan banjir bandang ini tidak hanya dilakukan di Aceh Tamiang. BNPP juga menjalankan upaya serupa di beberapa wilayah terdampak lain di Aceh, seperti Kabupaten Pidie Jaya dan Bireuen.
Khusus di Aceh Tamiang, pembersihan dipusatkan di Kampung Landuh. Targetnya, proses tersebut dapat diselesaikan dalam waktu 14 hari agar dampak bencana tidak berlarut-larut.
Komjen Makhruzi Rahman menegaskan, dia mendapat mandat langsung dari Menteri Dalam Negeri selaku Kepala BNPP RI. Tugas tersebut adalah mengakselerasi pemulihan wilayah terdampak banjir bandang di Aceh.
“Saya diamanahkan langsung oleh Menteri Dalam Negeri selaku Kepala BNPP RI untuk mengakselerasi pemulihan wilayah terdampak banjir di Aceh dengan mengerahkan alat berat berupa ekskavator dan dump truck, guna membersihkan material lumpur yang menutup akses jalan,” katanya.
Editor : Donald Karouw
Artikel Terkait