Kejari Aceh Barat menahan 13 tersangka perusakan kebun milik tokoh agama yang dititipkan di Lembaga Pemasyarakatan Kelas II Meulaboh. (ANTARA/HO)
Antara

MEULABOH, iNews.id - Sebanyak 13 orang ditahan atas kasus perusakan kebun milik Teungku H Cut Usman, Ketua Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Aceh Barat. Mereka seluruhnya warga Desa Lapang, Kecamatan Johan Pahlawan.

Kepala Seksi Intelijen Kejaksaan Negeri Aceh Barat M Agung Kurniawan mengatakan, para tersangka ditahan setempat mendapatkan pelimpahan dari Polres Aceh Barat.

“Ke-13 tersangka ini kami tahan selama 20 hari di Lembaga Pemasyarakatan Kelas II Meulaboh,” ujar Agung, Sabtu (22/10/2022).

Adapun identitas para tersangka yang sudah ditahan masing-masing berinisial TM, ZR, SD, RS, SR, IW, BT, MD, HSJ, ID, AD, AS dan IH. Mereka diduga melanggar Pasal 170 ayat (1) Juncto Pasal 406 Ayat (1) Jo Pasal 55 Ayat (1) Ke-1 KUHP.

Menurutnya, para tersangka sudah ditahan sejak 19 Oktober 2022 hingga 7 November 2022 sebelum perkaranya dilimpahkan ke Pengadilan Negeri Meulaboh untuk proses persidangan. 

Agung juga menjelaskan, para tersangka ditahan setelah mendapatkan pelimpahan perkara dari Satreskrim Polres Aceh Barat. Pelimpahan ini usai berkas perkara dalam kasus tersebut dinyatakan lengkap atau P-21.

Diketahui, kasus perusakan kebun tersebut sebelumnya dilaporkan ke Polres Aceh Barat oleh seorang pemilik bernama Tgk H Cut Usman, tokoh agama di Aceh Barat. Dia tercatat sebagai warga Desa Seuneubok, Meulaboh, Aceh Barat.

Kasus ini dilaporkan ke polisi setelah seluruh pohon karet milik korban berlokasi di Desa Suak Raya, Kecamatan Johan Pahlawan, Aceh Barat diduga dirusak pelaku yang diperkirakan berjumlah lebih dari satu orang.


Editor : Donald Karouw

BERITA TERKAIT