Antrean pengunjung Museum Tsunami Aceh. (Foto: iNews/Syukri Syarifuddin)

BANDA ACEH, iNews.id - Objek wisata sejarah Museum Tsunami Aceh ramai diserbu pengunjung dari berbagai daerah. Pengelola museum memberlakukan sistem buka tutup dengan menerapkan protokol kesehatan Covid 19 ketat. 

Antrean panjang nampak di pintu masuk objek wisata sejarah museum yang kembali dibuka per 1 Januari 2021 tersebut, Minggu (3/1/2021). Sejak pandemi, museum yang terletak di Kecamatan Baiturahman, Banda Aceh ini tak boleh didatangi warga. 

Untuk menghindari kerumunan, pengelola memberlakukan sistem buka tutup per 100 pengunjung. Museum ini mulai dibuka sejak pukul 09.00 hingga pukul 16.00 WIB. 

Kebanyakan pengunjung yang hadir kali ini justru dari luar Aceh yang sedang memanfaat waktu liburan tahun baru. Tak sedikit dari mereka yang hanya menuntaskan rasa penasarannya terhadap wahana yang ada di Museum Tsunami. 

Kepala Musium Tsunami Aceh, Hafnidar mengatakan, protokol kesehatan tetap diterapkan ketat. Selain itu, saat pengunjung sudah mencapai kurang lebih 100-120 orang, gate utama ditutup.

Pengunjung Museum Tsunami Aceh. (Foto: iNews/Syukri Syarifuddin)

“Kita buka tutup per jam. Ada juga yang harus diprioritaskan missal lansia apalagi yang sudah menggunakan kursi roda, ada sistem-sistem yang kita batasi,” katanya, Minggu (3/1/2021).

Sementara salah satu pengunjung, Intan mengaku, dengan mengunjungi museum ini, membuat masyarakat kembali mengingat kejadian tsunami di Aceh. Dia memang sudah lama berkeinginan mengunjungi Museum Tsunami. 

“Ini kali pertama ke sini. Dengan ini menjadi flashback buat kita, bahwa kekuatan Allah itu Maha Dahsyat sehingga menyadarkan diri kita untuk lebih baik lagi,” katanya, Minggu. 

Dari pantauan iNews, puing mobil dan heli polisi yang dihantam tsunami 2004 silam tak luput dari incaran pengunjung. Puing tersebut yang terpajang di depan museum. 

Selain itu, sumur doa, ruang menonton film tsunami juga ramai pengunjung. Semua yang ada di museum ini bisa dijadikan referensi oleh pengunjung sebagai mitigasi jika terjadi bencana gempa bumi dan gelombang tsunami. 

Kini Museum Tsunami Aceh tak hanya menjadi sebuah bangunan monumen namun juga menjadi objek wisata sejarah. Kini bangunan ini menjadi tempat penelitian dan pembelajaran tentang bencana tsunami. 

Museum ini juga menjadi sekaligus simbol kekuatan masyarakat Aceh dalam menghadapi musibah tsunami. 


Editor : Umaya Khusniah

BERITA POPULER
+
News Update
Kanal
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
MNC Portal
Live TV
MNC Network