Agar Tak Hilang, Aset Besi Bekas Jembatan Ulim Diamankan
PIDIE JAYA, iNews.id - Sebanyak 10 batang besi bekas Jembatan Ulim, Kecamatan Ulim, Pidie Jaya, Aceh diamankan agar tidak hilang. Tiga batang di antaranya dihibah ke desa.
Kepala Bagian Asset Pidie Jaya, Bustamian menyebutkan, besi bekas jalan rel kereta api lama di Gampong Dayah Leubur, Kecamatan Ulim, kabupaten Pidie jaya, Aceh, berjumlah 10 batang. Tiga batang dihibahkan sesuai permintaan pihak desa untuk kegunaan masyarakat umum.
"Mereka meminta besi bekas jembatan tersebut untuk keperluan membuat Titi Alue lampoh milik Gampong," ujar Bustamian.
Diketahui jika di lokasi tersebut akan ada pembangunan jalan Trienggadeng Batas Bireun dengan nilai kontrak Rp10 miliar lebih. Namun pekerjaan proyek ini di mulai dari Belekang Sekolah menengah pertama (SMPN) Ulim hingga sampai ke kawasan Kecamatan Jangka Buya nanti nya, dengan kondisi pengaspalan dan pelebaran jalan provinsi Aceh.
Kepala Dinas Pekerjaan Umum Orizal Saat di konfirmasi media ini membenarkan adanya proyek lanjutan pembangunan jalan di Kecamatan Ulim ke Kecamatan Jangka Buya hingga tembus perbatasan Kabupaten Bireun nanti.
"Benar itu ada proyek nya, tapi itu semua di tangani oleh pihak Provinsi Aceh, berapa panjang dan lebar nya serta kapan di mulai dan berakhir itu hanya provinsi yang tahu,namun proyek ini sepertinya di kerjakan bertahap," kata Orizal, Jumat (24/12/2021).
Sebagian jembatan besi bekas yang dibongkar oleh pihak rekanan sudah di tangani oleh pihak dinas bagian aset Pidie Jaya untuk diamankan.
Editor: Nani Suherni