Anggota DPR Aceh Surati KBRI Bangkok Tanya Nasib 32 Nelayan Ditahan di Thailand

Antara ยท Minggu, 08 Agustus 2021 - 09:56:00 WIB
Anggota DPR Aceh Surati KBRI Bangkok Tanya Nasib 32 Nelayan Ditahan di Thailand
Kapal-kapal nelayan Aceh. (Foto: Antara)

MEULABOH, iNews.id - Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Aceh (DPRA) Iskandar Usman Al-Farlaky menyurati KBRI Bangkok. Dia mempertanyakan nasib 32 nelayan asal Aceh yang ditahan otoritas Thailand sejak 9 April 2021.

"Ke-32 nelayan ini merupakan ABK KM Rizki Laot asal Idi, Aceh Timur," ujar Iskandar, Minggu (8/8/2021).

Iskandar mengatakan, surat tersebut telah dikirim tanggal 3 Agustus 2021 lalu kepada Dubes Republik Indonesia di Thailang. 

Para nelayan itu ditangkap Angkatan Laut Thailand karena tuduhan melewati batas laut negara. Mereka kemudian ditarik ke Provinsi Phang Nga. Perkembangan selanjutnya, 32 nelayan itu mendapat pendampingan dari KBRI Bangkok dan KJRI Songkla.

Iskandar meminta KBRI Bangkok untuk memberikan informasi lanjutan perkembangan terhadap 32 nelayan asal Aceh, termasuk kepastian pemulangan ke Indonesia.

"Saya selalu menerima WA dari keluarga nelayan kita ini. Mereka sangat merindukan suami, anak, dan keluarga mereka. Bahkan saat anak mereka sakit di Aceh, isteri nelayan meminta agar suaminya bisa dibawa pulang. Anak-anak sangat merindukan ayahnya," tutur Iskandar.

Iskandar menilai advokasi terhadap ke-32 nelayan asal Aceh tersebut sangat penting dilakukan guna memastikan nasib warga Aceh yang saat ini ditahan oleh Thailand.

Editor : Reza Yunanto

Bagikan Artikel: