Belasan Siswa di Aceh Barat Pingsan dan Dirawat di RSUD akibat Kabut Asap

Afsah ยท Selasa, 30 Juli 2019 - 17:42 WIB
Belasan Siswa di Aceh Barat Pingsan dan Dirawat di RSUD akibat Kabut Asap
Siswa MTs di Samatiga, Aceh Barat tak sadarkan diri dan dibawa ke puskesmas akibat terpapar kabut asap. (Foto-Foto: iNews.id/Afsah)

ACEH BARAT, iNews.id – Belasan siswa di Kabupaten Aceh Barat, Aceh harus dilarikan ke puskesmas dan rumah sakit umum daerah (RSUD) Cut Nyak Dien Meulaboh untuk menjalani perawatan medis akibat terpapar kabut asap.

Mereka sebelumnya pingsan setelah mengalami sesak napas akibat menghirup kabut asap dari kebakaran hutan dan lahan (Karhutla). Belasan siswa itu dari beragam tingkatan sekolah mulai SD, MTS/SMP dan SMA di Kecamatan Samatiga. Sebelum dibawa ke rumah sakit, para siswa diberikan alat bantu pernapasan dengan menggunakan oksigen. 

Dari 11 siswa korban karhutla, empat di antaranya harus menjalani rawat inap di RSUD Cut Nyak Dien karena kondisinya semakin parah. Sedangkan tujuh siswa lainnya mendapat perawatan jalan di Puskesmas Cot Semeureng, Kecamatan Samatiga.

Dokter Puskesma Cot Seumereng, dokter Umi Diana mengatakan, sebagian siswa yang pingsan tersebut memiliki riwayat asma, sehingga sangat mudah kambuh saat terjadi asap tebal mengpung di sekolah akibat kebakaran lahan dan hutan tersebut.

“Korban yang masuk dan dirawat di sini ada enam orang. Sebagian siswa lainnya sudah dirujuk ke Rumah Sakit Cut Nyak Dien Meulaboh,” katanya.

Kebakaran lahan dan hutan yang melanda Kabupaten Aceh Barat hingga kini terus meluas dan tersebar di tiga titik dengan luas kebakaran 12 hektare. Upaya penanganan terus dilakukan tim gabungan untuk memadamkan api agar tidak meluas.

Kepala MTSN Blang Balee, Asmanidar mengatakan, kebakaran lahan hutan di Aceh Barat sebelumnya mencapai ratusan hektare sempat padam akibat hujan lebat. Namun, sepekan terakhir terakhir kembali membara akibat cuaca panas. 


Editor : Kastolani Marzuki