BMKG Keluarkan Peringatan Dini Gelombang Tinggi di Perairan Aceh

Antara · Jumat, 03 Desember 2021 - 15:31:00 WIB
BMKG Keluarkan Peringatan Dini Gelombang Tinggi di Perairan Aceh
Ilustrasi gelombang tinggi (Foto: Antara)

JAKARTA, iNews.id - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengeluarkan peringatan dini gelombang tinggi yang berpeluang terjadi di beberapa wilayah perairan Indonesia pada 3 - 4 Desember 2021. Salah satunya berada di Aceh.

Dalam keterangannya, gelombang yang sangat tinggi kisaran 4,0 - 6,0 meter berpeluang terjadi di Laut Natuna Utara dan perairan utara Kepulauan Natuna. Hal tersebut dipengaruhi pola angin di wilayah Indonesia bagian utara dominan bergerak dari Barat-Utara dengan kecepatan angin berkisar 5-30 knot, sedangkan di wilayah Indonesia bagian selatan dominan bergerak dari Barat Daya - Barat Laut dengan kecepatan angin berkisar 5-30 knot.

Kecepatan angin tertinggi terpantau di Laut Natuna Utara, perairan Kep. Anambas - Kep. Natuna, perairan timur Kep. Bintan, Laut Halmahera, perairan utara Kepulauan Talaud, Samudra Pasifik utara Papua Barat-Papua.

Kondisi tersebut juga menyebabkan peningkatan gelombang setinggi 1,25-2,50 meter yang berpeluang terjadi di beberapa perairan seperti perairan utara Sabang, perairan barat Aceh, perairan P. Simeulue - Kep. Mentawai, Samudra Hindia barat Aceh - Kepulauan Nias, perairan pesisir Bengkulu, perairan selatan Bali-Pulau Sumba, Selat Bali-Lombok-Alas bagian selatan dan Samudra Hindia Selatan NTT.

Kemudian Selat Sape bagian selatan, Laut Sawu dan Selat Sumba bagian barat, perairan selatan Kupang - P. Rotte, perairan selatan Kep. Anambas, Laut Natuna, perairan timur Kep. Bintan, perairan Kep. Sangihe, perairan selatan Kep. Talaud, perairan Bitung - Kep. Sitaro, Laut Maluku, perairan Kep. Hamahera, Laut Halmahera, perairan utara Papua Barat - Papua, Samudra Pasifik utara Papua.

Kemudian, memicu gelombang yang lebih tinggi kisaran 2,50 - 4,0 meter berpeluang terjadi di perairan Indonesia lainnya adalah perairan barat P. Enggano, perairan barat Lampung, Samudra Hindia barat Kep. Mentawai - Lampung, Selat Sunda bagian barat dan selatan, perairan selatan Banten - Sumbawa, Samudra Hindia selatan Banten - NTB, perairan barat dan selatan Kep.o Natuna, perairan Kep. Subi Serasan, perairan utara Kep. Anambas, perairan utara Kep. Talaud, Samudra Pasifik utara Halmahera - Papua Barat.

Sementara itu, Siklon tropis Nyatoh (955 hPa) terpantau di Laut Filipina utara Papua memberikan dampak pada ketinggian gelombang di wilayah perairan Kep. Sangihe - Kep. Talaud, perairan Kep. Halmahera, Laut Maluku, Laut Halmahera, Samudra Pasifik utara Halmahera - Papua.

Editor : Nani Suherni

Halaman : 1 2

Bagikan Artikel: