Diduga Gunakan Alat Tangkap Ikan Ilegal, 8 Nelayan di Aceh Ditangkap

Antara · Selasa, 21 Juni 2022 - 17:51:00 WIB
Diduga Gunakan Alat Tangkap Ikan Ilegal, 8 Nelayan di Aceh Ditangkap
Nelayan yang ditangkap di Aceh karena menggunakan alat penangkap ikan ilegal

BANDA ACEH, iNews.id -  Polisi menangkap delapan nelayan yang mencari ikan di perairan Aceh. Mereka diduga menggunakan alat tangkap ikan ilegal.

"Delapan nelayan tersebut ditangkap karena diduga menangkap ikan menggunakan kompresor di perairan Pulau Aceh, Minggu (19/6)," kata Direktur Polisi Perairan dan Udara (Dirpolairud) Polda Aceh Kombes Pol Risnanto, Selasa (21/6/2022).

Dia menambahkan, delapan nelayan tersebut yakni berinisial ZK (44) dan MN (29) masing-masing sebagai nakhoda, serta anak buah kapal berinisial DW (36), SR (27), YS (32), MZ (25), MR (24), dan YN (32).

Dia melanjutkan, penangkapan delapan nelayan berawal dari informasi masyarakat. Masyarakat melaporkan ada sekelompok nelayan menangkap ikan menggunakan kompresor.

Mendapat laporan tersebut, tim Subdirektorat Penegakan Hukum (Subdit Gakkum) Ditpolairud menyelidikinya. Tim juga sempat mengejar dua pelaku yang mengendarai perahu motor. Mereka dikejar dengan menggunakan kapal tactical.

"Setelah dapat dihentikan, dua perahu motor berikut delapan nelayan diamankan ke Markas Komando Ditpolairud di kawasan Lampulo, untuk dilakukan pemeriksaan," kata Risnanto.

Sedangkan barang bukti yang diamankan berupa dua perahu motor bermesin 40 PK, dua unit kompresor, kelengkapan renang, peralatan memancing, keranjang ikan, selang, jeriken bahan bakar, ikan hasil tangkapan, dan lainnya.

"Penggunaan kompresor untuk menangkap ikan dilarang karena berbahaya bagi kesehatan serta berisiko meninggal dunia," katanya.

Para pelaku terancam dijerat melanggar Pasal 85 jo Pasal 100B Undang-Undang Nomor 45 Tahun 2009 tentang perikanan sebagaimana diubah dalam paragraf 2 Pasal 27 angka 26 Undang-Undang Nomor 11 tahun 2020 tentang cipta kerja.

Editor : Nur Ichsan Yuniarto

Bagikan Artikel: