Jadi Biang Kerok Macet Panjang, 6 Truk Batu Bara di Ditahan Polda Jambi

Azhari Sultan · Kamis, 15 September 2022 - 13:09:00 WIB
Jadi Biang Kerok Macet Panjang, 6 Truk Batu Bara di Ditahan Polda Jambi
Ilustrasi truk batu bara (Antara)

JAMBI, iNews.id - Petugas Ditlantas Polda Jambi menahan enam truk batu bara. Ini merupakan imbas terjadinya kemacetan panjang yang terjadi mulai dari perbatasan Kabupaten Muarojambi hingga Kabupaten Batanghari beberapa waktu lalu. Kemacetan itu mengakibatkan mobil ambulans yang membawa jenazah terjebak hingga belasan jam.

Direktur Lalu Lintas Polda Jambi, Kombes Pol Dhafi mengatakan, kemacetan di Jalan Lintas Jambi-Batanghari itu akibat patah as akibat kelebihan muatan.

Saat ini, kata Dhafi, pihaknya telah mengamankan enam truk batu bara lantaran melanggar tonase dan patah as sehingga menimbulkan kemacetan.

"Truk batu bara tersebut mengalami patah as di tempat yang berbeda. Selain itu, ada satu angkutan ekspedisi yang selongsong as-nya juga lepas," kata Dhafi, Kamis (15/9/2022).

Menurutnya, kemacetan panjang terjadi mulai dari perbatasan Kabupaten Muarojambi hingga Kabupaten Batanghari selanjutnya sampai ke perbatasan Kabupaten Sarolangun.

"Untuk kendaraan truk angkutan batu bara yang mengalami patah as itu pasti akan ditahan mobilnya, dan pastinya perusahaannya dilaporkan ke Kementerian SDM atau Dirjen Minerba," kata Dhafi.

Dia menambahkan, patah as terjadi karena muatan tonase melebihi aturan yang ditetapkan. 

"Yang kita amankan itu semuanya lebih dari 11,5 ton. Kita tahan, tidak boleh dikeluarkan sampai betul-betul melaksanakan sidang," kata dia.

Diakuinya, sidang ini akan dilaksanakan secara manual, saat sidang selesai kendaraan bisa dikeluarkan satu hingga dua minggu setelahnya.

"Supaya dari Kementerian SDM bisa memberikan sanksi kepada perusahaannya, supaya lebih atensi kepada tonasenya sehingga tidak menimbulkan patah as," jelas Dhafi.

Selain itu, lanjutnya, kemacetan panjang terjadi juga karena lebar jalan hanya 6,5 meter. Karena itu, bila terjadi adanya kendaraan lain yang mogok di tepi jalan akan rentan terjadi kemacetan panjang.

Editor : Nur Ichsan Yuniarto

Follow Berita iNewsAceh di Google News

Bagikan Artikel: