Jadi Korban Begal, Mahasiswi Ini Jatuh dari Motor hingga Koma

Nani Suherni · Senin, 12 April 2021 - 13:41:00 WIB
Jadi Korban Begal, Mahasiswi Ini Jatuh dari Motor hingga Koma
Ilustrasi begal sadis (Foto: Ist)

BANDA ACEH, iNews.id -  Mahasiswi di Banda Aceh bernama Salsabila (23) jadi korban begal. Dia terjatuh dari motor hingga koma saat mempertahankan tasnya yang diambil pelaku.

Satuan Reserse Kriminal Polresta Banda Aceh meringkus begal sadis SR (28) di rumah orang tuanya di Gampong Peuniti, Baiturrahman, Banda Aceh. Warga Lheu Blang, Darul Imarah, Aceh Besar merupakan residivis Polresta Banda Aceh.

Pelaku SR ditangkap unit Jatanras Satreskrim Polresta Banda Aceh karena melakukan begal terhadap seorang mahasiswi Salsabila (23) di jalan Syiah Kuala, depan Pesantren Darul ‘Ulum, Banda Aceh, Rabu malam (7/4/2021) sekitar jam 23.30 WIB. Kini korban dirawat dirumah sakit Zainoel Abidin Banda Aceh menderita koma.

Kasatreskrim Polresta Banda Aceh AKP M Ryan Citra Yudha mengatakan, pelaku SR melakukan begal dengan kekerasan terhadap korban Salsabila yang  sedang mengendarai sepeda motor.

“SR melakukan pencurian dengan kekerasan terhadap korban disaat korban sedang mengendarai sepeda motor. Pelaku dengan menggunakan sepeda motor matic jenis honda vario warna hitam berhasil merampas tas milik koban yang berisikan satu unit handphone merk Iphone X 256 GB , surat-surat penting serta sejumlah uang tunai,” ucap AKP Ryan.

Kemudian, korban terjatuh saat pelaku SR menarik tas miliknya. Pelaku melarikan diri menggunakan sepeda motornya ke arah asrama PHB. Korban ditolong anggota Brimob yang sedang melintas serta warga untuk dibawa ke RSU Zainoel Abidin Banda Aceh dan saat ini korban sedang dirawat dalam keadaan tidak sadar diri.

"Warga melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Kuta Alam dan piket fungsi langsung melakukan olah TKP serta melakukan pendataan awal terhadap korban di rumah sakit Zainoel Abidin," ujarnya dikutip dari portal resmi Polda Aceh, Senin (12/4/2021).

Berdasarkan laporan polisi nomor: LPB/43/VI/Yan.2.5/2021/SPK tanggal 8 April 2021 yang dilaporkan oleh orang tua korban, Kasatreskrim Polresta Banda Aceh melakukan koordinasi dengan Unit Jatanras untuk melakukan pencarian terhadap pelaku tindak pidana pencurian dengan kekerasan yang menimpa korban Salsabila.

“Saya langsung memerintahkan Aipda Mukhlis bersama personel Jatanras lainnya untuk mengungkap kasus yang sedang menimpa korban. Alhamdulillah pelaku SR berhasil diringkus di rumah orang tuanya di Gampong Peuniti, Banda Aceh, Sabtu siang (10/4/2021),” ucapnya.

Selama tahun 2021 SR telah beraksi tiga lokasi, di antaranya kawasan desa Lampaloh, Lueng Bata, Kawasan desa Ateuk Jawo, Baiturrahman. Terakhir di depan Pesantren Darul ‘Ulum, Kuta Alam, Banda Aceh.

Saat ini, SR mendekam di sel tahanan Polresta Banda Aceh serta dijerat dengan Pasal 365 KUHP dengan hukuman 12 tahun penjara, pungkas Kasatreskrim.

Editor : Nani Suherni