Kabut Asap Tebal Kebakaran Lahan Gambut Kepung Aceh Barat, Sekolah Terpaksa Diliburkan
ACEH BARAT, iNews.id - Kabupaten Aceh Barat kembali dilanda kabut asap tebal akibat kebakaran hutan dan lahan gambut yang meluas hingga 10 hektare. Hingga Rabu (21/1/2026) pagi, kondisi asap semakin parah dan menyelimuti sejumlah wilayah, terutama di Desa Suak Raya, Kecamatan Johan Pahlawan.
Kabut asap pekat membuat jarak pandang di jalan lintas provinsi Aceh terbatas. Para pengendara terpaksa mengurangi laju kendaraan dan menyalakan lampu untuk menghindari kecelakaan.
Tidak hanya mengganggu aktivitas transportasi, kabut asap juga berdampak pada dunia pendidikan. Sekolah Dasar (SD) 8 Meulaboh terpaksa meliburkan seluruh siswanya karena lingkungan sekolah dikepung asap, terutama pada pagi hari.
Kepala sekolah, Abukhari mengatakan bahwa keputusan ini diambil demi keselamatan siswa. "Siswa belajar di rumah. Kembali sekolah kalau kabut asap sudah reda," kata Abukhari.
Sementara itu, Bupati Aceh Barat, Tarmizi SP menyampaikan bahwa kebakaran lahan gambut yang terjadi sejak tiga hari terakhir tersebar di empat desa, yakni Suak Raya, Seuneubok, Lapang dan Leuhan.
Titik terparah berada di Desa Suak Raya. Kebakaran ini diduga dipicu oleh pembukaan lahan baru untuk perkebunan kelapa sawit. Hingga kini, petugas gabungan dari BPBD, TNI dan Polri terus berjibaku memadamkan titik api yang mudah dijangkau, meski kondisi lahan gambut membuat api sulit dikendalikan.
"Sekarang Tim BPBD sedang fokus memadamkan api. Tadi kita melihat dari drone atau udara, api meluas karena ini lahan gambut tebalnya di atas lima meterl," ujar Tarmizi.
Editor: Kurnia Illahi