Lhokseumawe Lumpuh Dikepung Banjir, 68 Desa Terendam
LHOKSEUMAWE, iNews.id - Hujan deras yang terus mengguyur Kota Lhokseumawe, Aceh selama sepekan terakhir menyebabkan banjir semakin parah. Aktivitas warga lumpuh total karena banjir merendam hampir seluruh wilayah kota.
Sebanyak 68 desa di empat kecamatan terdampak banjir dengan ketinggian air mencapai 1-2 meter, bahkan di beberapa titik terendah mencapai tiga meter.
Banjir tidak hanya merendam rumah warga dan kantor pemerintahan, tetapi juga melumpuhkan jalur transportasi utama di jalan lintas nasional yang menghubungkan antarkabupaten dan provinsi. Kondisi ini menyebabkan lalu lintas lumpuh.
Pemerintah Kota Lhokseumawe menetapkan status tanggap darurat bencana banjir mulai 26 November hingga 11 Desember 2025.
Surat resmi penetapan darurat ini ditandatangani langsung oleh Wali Kota Sayuti Abubakar. Keputusan tersebut diambil karena intensitas hujan yang sangat tinggi dalam beberapa hari terakhir telah menyebabkan meluapnya sejumlah aliran sungai dan menggenangi permukiman warga.
Ribuan warga terpaksa mengungsi ke lokasi-lokasi yang telah disiapkan pemerintah. Bahkan kantor Wali Kota dijadikan salah satu tempat penampungan, bersama tiga titik pengungsian lainnya.
Editor: Kurnia Illahi