Nelayan Asal Aceh Timur yang Ditahan di Myanmar sejak 2018 Akhirnya Bebas

Antara ยท Kamis, 29 April 2021 - 10:57:00 WIB
Nelayan Asal Aceh Timur yang Ditahan di Myanmar sejak 2018 Akhirnya Bebas
Pejabat KBRI Yangon ketika berbincang dengan Jamaluddin saat masih ditahan di penjara Myanmar beberapa waktu lalu. (Foto: ANTARA)

BANDA ACEH, iNews.id - Seorang nelayan yang juga awak kapal motor KM Bintang Jasa yang selama ini ditahan di Myanmar, akhirnya dibebaskan. Nelayan tersebut dibebaskan setelah memperoleh pengampunan dari pemerintahan negara Myanmar.

Bupati Aceh Timur, Hasballah mengatakan, nelayan tersebut bernama Jamaluddin. Sebelumnya, bersama belasan nelayan lainnya, dia ditangkap otoritas Myanmar atas tuduhan pencurian ikan pada 6 November 2018.

“Pengampunan diberikan setelah pemerintah melalui KBRI dan Kemenlu RI melakukan diplomasi. Akhirnya, Pemerintah Myanmar memberikan pengampunan kepada nelayan Aceh Timur tersebut,” kata Hasballah, di Aceh Timur, Rabu (28/4/2021).

Dia mengatakan Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) di Yangon juga menjalin pendekatan dengan berbagai otoritas terkait di Myanmar untuk membebaskan nelayan Aceh Timur tersebut. Bahkan KBRI juga menyampaikan nota diplomatik terkait permohonan ampunan menjelang peringatan hari-hari besar di Myanmar. Biasanya pengampunan diberikan menjelang hari-hari besar di negara itu.

“KBRI akhirnya menerima informasi persetujuan ampunan Jamaluddin pada 15 April 2021. Pemulangan atau repatriasi dilaksanakan sesuai ketentuan imigrasi Myanmar,” kata Hasballah.

Editor : Umaya Khusniah

Halaman : 1 2