Polisi Ungkap Kasus Tambang Minerba Ilegal di Aceh Besar

Erwin C Sihombing · Selasa, 17 Agustus 2021 - 15:43:00 WIB
Polisi Ungkap Kasus Tambang Minerba Ilegal di Aceh Besar
Ditreskrimsus Polda Aceh mengungkap kasus tambang minerba liar di Aceh Besar. Tujuh orang diamankan di tiga lokasi tambang, Senin (16/8/2021). Foto: Polda Aceh.

BANDA ACEH, iNews.id – Ditreskrimsus Polda Aceh mengungkap  mengungkap kasus dugaan tindak pidana pertambangan mineral dan batubara (minerba) di Kabupaten Aceh Besar. Tujuh orang bersama sejumlah alat berat diamankan dari lokasi.

Direskimrsus Polda Aceh, Kombes Pol Sony Sanjaya menyebutkan, ketujuh orang terduka pelaku yakni IS (30), RD (46), IW (33), KS (46), AZ (43), RDH (25), dan HF (37) ditangkap di tiga lokasi tambang. Seluruhnya kini menjalani pemeriksaan di kantor polisi sejak diamankan Senin (16/8/2021).

“Ke tujuh terduga pelaku tersebut termasuk operator dan pemilik tambang yang lokasi tambangnya berbeda. Saat diamankan juga di lokasi berbeda,” kata Sony, Selasa (17/8/2021).

Kasus tersebut terungkap berdasarkan hasil penyelidikan Unit I Subdit IV Tipidter. Tim penyelidik menemukan bukti adanya aktivitas tambang jenis tanah timbun tanpa dilengkapi izin atau melakukan aktivitas tambang ilegal.

“Ada tiga lokasi tambang yang ditemukan dalam penyelidikan itu. Setiap lokasi juga didapati satu unit alat berat dengan merek berbeda, bahkan ada satu lokasi yang alat beratnya sedang melakukan aktivitas tambang,” katanya.

Petugas juga ikut mengamankan barang bukti dua unit alat berat Merk Hitachi warna orange, satu unit alat berat Merk CAT warna kuning. Sony juga menegaskan, jajarannya akan terus melakukan penindakan terhadap praktik tambang ilegal. 

“Itu sangat berbahaya, karena sangat merugikan masyarakat dengan mengakibatkan kerusakan lingkungan. Hal itu juga dapat menurunkan PAD bagi pemerintah setempat,” ujarnya.

Editor : Erwin C Sihombing

Bagikan Artikel: