Putra Terbaik Aceh Ikut Gugur dalam Tragedi KRI Nanggala 402, Danrem Gelar Salat Gaib

Muhammad Jafar Yusuf ยท Senin, 26 April 2021 - 22:27:00 WIB
Putra Terbaik Aceh Ikut Gugur dalam Tragedi KRI Nanggala 402, Danrem Gelar Salat Gaib
Danrem 011/Lilawangsa Kolonel Inf Sumirating Baskoro bersama seluruh prajurit TNI melaksanakan salat gaib untuk 53 kru KRI Nanggala 402 yang gugur dalam tugas. (Foto: MNC Portal/M Ja'far)

LHOKSEUMAWE, iNews.id – Komandan Korem (Danrem) 011/Lilawangsa Kolonel Inf Sumirating Baskoro bersama seluruh prajurit TNI dan keluarga besar Korem 011/Lilawangsa melaksanakan salat gaib untuk 53 prajurit TNI KRI Nanggala 402 yang gugur di Laut Bali.

Salat gaib dilaksanakan di Masjid  masing-masing Kodim jajaran Korem 011/Lilawangsa. Kegiatan sholat dan doa bersama tersebut berlangsung serentak usai salat Dzuhur berjemaah, Senin (26/4/2021) dengan tetap mengikuti protokol kesehatan.

Danrem 011/Lilawangsa Kolonel Inf Sumirating Baskoro menyampaikan turut belasungkawa atas gugurnya 53 prajurit KRI Nanggala 402.

“Dari hati yang paling dalam, saya dan keluarga besar Korem 011/Lilawangsa turut mendoakan 53 prajurit TNI terbaik yang sedang melaksanakan tugas di KRI Nanggala 402. Semoga Allah SWT menempatkan mereka di tempat yang paling indah bersama orang-orang beriman, dan semoga keluarga yang ditinggalkan diberi kesabaran dalam menerima cobaan ini,” kata Danrem Baskoro.

Danrem mengatakan, salat gaib dan doa bersama digelar untuk mendoakan  para pejuang bangsa yang gugur sebagai syuhada.

"53 prajurit TNI AL sebagai Patriot Bangsa, semoga almarhum semua mendapatkan tempat terbaik di sisi Allah SWT," tutur Danrem.

Diketahui, dari 53 awak kapal selam KRI Nanggala 402, salah satunya adalah putra terbaik Aceh yaitu Letkol Laut (E) Irfan Suri, yang juga adik dari Kepala Staf Korem (Kasrem) 011/LW Letkol Czi M Ridha Has.

Keduanya adalah putra dari M Hasan Yakob, mantan Kepala SMAN 1 dan SMAN 3 Banda Aceh di era 80-an serta terakhir menjadi Kepala SMAN Modal Bangsa, Aceh Besar, yang kini menetap di Banda Aceh.

Editor : Kastolani Marzuki