Sejumlah Wilayah Aceh Potensi Dilanda Puting Beliung hingga September 2021

Antara · Jumat, 23 Juli 2021 - 17:01:00 WIB
Sejumlah Wilayah Aceh Potensi Dilanda Puting Beliung hingga September 2021
Warga menyingkirkan pohon mangga tumbang yang menimpa rumah penduduk pasca angin kencang di Desa Bineh Blang, Kecamatan Ingin Jaya, Kabupaten Aceh Besar, Aceh, Kamis (7/6/2021). Foto: Antara

BANDA ACEH, iNews.id - Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) menyatakan sejumlah wilayah Aceh berada pada kondisi cuaca yang memicu angin kencang dan berpotensi terjadi puting beliung. Kondisi ini diprakirakan bakal berlangsung hingga September 2021.

Menurut Koordinator Data dan Informasi BMKG Kelas I Sultan Iskandar Muda, Zakaria Ahmad, angin kencang dan potensi puting beliung terjadi akibat pertumbuhan awan cumulonimbus. BMKG menganalisa pertumbuhan awan yang terjadi dapat memicu bencana hidrometeorologi.

“Bulan Juni sampai September ini, Aceh biasanya terjadi angin kencang, dengan kondisi hujannya kurang dan muncul awan cumulonimbus atau awan cb yang memicu terjadinya angin kencang ini,” kata Zakaria, Jumat (23/7/2021).

Dia mengingatkan, sejumlah daerah yang harus waspada terhadap potensi angin kencang dan puting beliung, yakni Gayo Lues, Bener Meriah, Aceh Tengah, Pidie, Bireuen, Aceh Utara, Pidie Jaya, Aceh Timur dan Aceh Jaya. Awan cumulonimbus juga diprediksi bisa memicu terjadinya gelombang laut tinggi.

“Daerah-daerah ini, di bulan seperti ini berpotensi terjadinya angin puting beliung. Jadi masyarakat perlu mewaspadainya,” kata Zakaria.

BMKG mengimbau nelayan waspada saat melaut. Pelayaran kapal penyeberangan antarpulau di Aceh, seperti tujuan Kabupaten Simeulue, Sabang, Pulau Banyak Aceh Singkil dan Pulo Aceh Aceh Besar, juga waspada.

“Awan comulonimbus ini juga berpotensi terjadi gelombang laut tinggi. Jadi nelayan dan kapal penyeberangan perlu berhati-hati,” katanya.

Editor : Erwin C Sihombing