Soal Limbah Medis, DPRK Bakal Sidak RSUD Pidie Jaya 

Jamal Pangwa · Senin, 24 Mei 2021 - 12:09:00 WIB
Soal Limbah Medis, DPRK Bakal Sidak RSUD Pidie Jaya 
Ketua Komisi C DPRK Pidie Jaya, Heri Ahmadi. Foto: iNews.id/Jamal Pangwa

PIDIE JAYA, iNews.id - Dewan Perwakilan Rakyat Kabupaten (DPRK) Pidie Jaya, Aceh, bakal menyidak RSUD Pidie Jaya terkait buruknya tata kelola limbah medis. Rumah sakit tidak memiliki tempat pembuangan sampah (TPS) yang memadai sehingga sampah menumpuk dan mengeluarkan aroma tidak sedap.

Ketua Komisi C DPRK Pidie Jaya, Heri Ahmadi, mengatakan, selain menyidak RSUD Pidie Jaya, Komisi C juga bakal menggelar rapat dengar pendapat (RDP) terkait persoalan ini. Sebagai Badan Layanan Umum Daerah (BLUD), RSUD Pidie Jaya seharusnya tidak mengalami kesulitan keuangan untuk membangun TPS.

"Kita sangat menyayangkan masalah ini. Bukankah aturan itu sudah jelas, sampah Medis itu sudah di pihak ketigakan tidak boleh dibuang sembarangan dan dilempar sembarangan, jangankan sampah Medis sampah biasa saja kalau bertebaran kita sangat menyayangkan apalagi sampah medis di pandemi covid-19 ini," kata Heri, Senin (24/5/2021).

Menurut dia, RSUD Pidie Jaya sebagai BLUD memiliki  fleksibilitas dalam mengelola keuangan dalam praktik bisnisnya untuk pelayanan masyarakat. BLUD memiliki keistimewaan tersendiri dibanding SKPD dalam mengelola keuangan daerah.

Dia juga mengeritisi koordinasi RSUD Pidie Jaya dengan instansi terkait dalam pengelolaan limbah medis. Sebab Dinas Lingkungan Hidup, Kebersihan dan Pertamanan Pidie Jaya juga memiliki kewenangan dalam menjaga kebersihan pada setiap instansi pemerintah.

“Jadi apa yang menjadi kendala? Apakah pihak RSUD Pidie Jaya tidak menyetorrestribusi sampah kepada dinas yang bersangkutan, sehingga sampah terbengkalai,” tutur Heri.

Dirinya meminta jajaran manajemen RSUD Pidie Jaya untuk mengutamakan pelayanan kepada masyarakat. Terlebih dalam bidang kesehatan yang merupakan pelayanan dasar terhadap masyarakat. 

“Kami juga telah menyarankan bahwasannya untuk tahun 2021, baik dari anggaran yang bersumber dari mana saja, pihak RSUD bisa memberikan pelayanan yang benar-benar optimal terhadap operasional rumah sakit,” ujarnya. 

Editor : Erwin C Sihombing

Bagikan Artikel: