Sopir Truk Logistik Jadi Tersangka usai Tabrak Pasutri hingga Tewas di Aceh Barat 

Antara · Jumat, 30 April 2021 - 11:08:00 WIB
Sopir Truk Logistik Jadi Tersangka usai Tabrak Pasutri hingga Tewas di Aceh Barat 
Warga melihat satu unit truk pengangkut paket kiriman yang mengalami kecelakaan di Aceh Barat, Rabu (28/4/2021) siang. (Foto: ANTARA)

MEULABOH, iNews.id – Seorang sopir truk J&T berinisial TA (41) warga Desa Lubok Batee, Kecamatan Ingin Jaya, Kabupaten Aceh Besar ditangkap penyidik Satuan Polisi Lalu Lintas Polres Aceh Barat, Polda Aceh, Kamis (29/4/2021). Dia ditangkap karena diduga terkait tewasnya pasangan suami istri (pasutri) M Said (60) dan Yuslina (58). 

Kedua korban merupakan warga warga Desa Seuneubok Teungoh, Kecamatan Arongan Lambalek, Kabupaten Aceh Barat. Mereka meninggal dalam kecelakaan Rabu (28/4/2021) lalu.

“Sopir truknya sudah kami tetapkan sebagai tersangka dan ditahan guna mempertanggungjawabkan perbuatannya secara hukum,” kata Kasat Lantas, AKP Surya Purba.

Menurutnya, TA diduga lalai saat mengemudikan truk di jalan raya. Akibatnya, orang lain kehilangan nyawa akibat kecelakaan.
 
Dalam perkara ini, polisi menjerat TA dengan Pasal 310 ayat 1 dan 4 UU Nomor 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan ancaman kurungan penjara di atas lima tahun. Selain itu, polisi juga sudah meminta keterangan terhadap sejumlah saksi dalam kasus tersebut.

Sebelumnya, M Said dan Yuslina tewas mengenaskan setelah keduanya ditabrak truk pengangkut logistik di lintasan Meulaboh-Banda Aceh di Kecamatan Arongan Lambalek, Rabu siang. Mereka meninggal dunia di lokasi kejadian. 

“Motor dan kedua korban terseret truk beberapa meter,” kata Kasat Lantas AKP Surya Purba, Rabu malam. 

Sedangkan pengemudi truk J&T jenis Isuzu dengan nomor polisi BL 8582 AI, yang dikemudikan oleh TA (41), warga Desa Lubok Batee, Kecamatan Ingin Jaya, Kabupaten Aceh Besar, sudah ditangkap polisi guna penyelidikan lebih lanjut.

Editor : Umaya Khusniah