Tampar Presiden Prancis, Pelaku Mengaku Didorong Keinginan Hati

Anton Suhartono ยท Kamis, 10 Juni 2021 - 18:29:00 WIB
Tampar Presiden Prancis, Pelaku Mengaku Didorong Keinginan Hati
Emmanuel Macron ditampar Damien Tarel saat kunjungan kerja (Screengrab: Twitter)

PARIS, iNews.id - Penampar Presiden Prancis, Emmanuel Macron, Damien Tarel, mengaku melakukan aksinya karena didorong keinginan hati dan tanpa pikir panjang. Tarel harus bersiap menghadapi dakwaan jaksa penuntut berkaitan dengan aksinya itu.

Menurut Jaksa Alex Perrin, pemuda 28 tahun itu dekat dengan kelompok antipemerintah. Namun dalam hasil penyelidikan ditemukan Tarel bukan anggota partai politik maupun anggota militan tertentu.

"Dia mengatakan bertindak karena dorongan hati dan 'tanpa berpikir' bentuk mengungkapkan ketidakpuasannya," kata Perrin, dikutip dari Reuters.

Tarel ditangkap bersama satu pria lainnya. Dalam penggerebekan di rumah satu orang lainnya yakni di Saint Vallier, polisi menemukan senjata, kopian manifesto otobiografi Adolf Hitler 'Mein Kampf' serta bendera merah simbol komunis

Dia tidak didakwa dengan penamparan, namun terkait kepemilikan senjata ilegal dan akan disidang pada 2022. Aksi Tarel menampar Macron terekam kamera dan menjadi viral di Twitter. 

Macron mengatakan tidak mengkhawatirkan keamanannya pascakejadian dan tetap melanjutkan aktivitas seperti biasa. Dia menilai kekerasan dan kebencian merupakan ancaman bagi demokrasi.

Editor : Erwin Sihombing