get app
inews
Aa Text
Read Next : Pulang Kampung, Apriyani Rahayu Peraih Emas Olimpiade Tokyo Dihadiahi Mobil Mewah

Viral Kena Body Shaming di Bandara, Begini Respons Lifter asal Aceh Nurul Akmal

Sabtu, 07 Agustus 2021 - 18:43:00 WIB
Viral Kena Body Shaming di Bandara, Begini Respons Lifter asal Aceh Nurul Akmal
Lifter wanita Indonesia, Nurul Akmal, beraksi dalam Olimpiade Tokyo 2020 di Tokyo International Forum, Senin (2/8/2021). (REUTERS/Edgard Garrido)

JAKARTA, iNews.id - Video saat atlet angkat besi Indonesia asal Aceh, Nurul Akmal, mengalami body shaming saat penyambutan di Bandara Soekarno-Hatta, viral di media sosial, sejak Kamis (5/8/2021). Netizen menyayangkan aksi menjelek-jelekkan atau mengomentari fisik tersebut.

Nurul Akmal akhirnya mengomentari body shaming yang ditujukan kepadanya, usai berlaga di Olimpiade Tokyo 2020. Ternyata, atlet berusia 28 tahun ini mengaku tak mau ambil pusing menanggapi perlakuan tak mengenakkan berupa pelecehan fisik atau body shaming yang menimpanya tersebut

Nurul bahkan mengaku tak tahu-menahu terkait kejadian tersebut saat video call dengan Menteri Pemuda dan Olahraga Zainudin Amali, Jumat (6/8/2021). Dia justru baru mengetahuinya karena menjadi perbincangan hangat di media sosial.

“Enggak ngeh, kok tiba-tiba sudah banyak masuk pesan, menyebut saya di sosmed. Saya di situ saja tidak mendengar,” katanya.

Nurul berharap agar kasus itu tak dibesar-besarkan. Dia menganggap perlakuan yang diterimanya tersebut sebagai guyonan semata. Dengan demikian, dia bisa fokus kembali menjalani latihan di Pelatnas.

“Iya kalau dibesarkan Nurul jadi terganggu. Jadi sudah biarkan saja, Nurul fokus latihan, fokus ke pertandingan selanjutnya. Kalau itu Nurul anggapnya candaan saja, Nurul aja di Pelatnas dipanggil ndut sudah biasa,” ujarnya.

Sementara itu, Zainudin meminta agar Nurul menjaga kesehatan karena akan segera menghadapi PON Papua dan SEA Games 2021. Dia juga meminta lifter asal Aceh itu untuk tidak pulang dulu ke daerah asalnya karena saat ini masih pandemi Covid-19. Nurul dikhawatirkan tidak bisa ikut bertanding di PON nantinya.

“Jaga kesahatan, jaga disiplin latihan, salam buat yang lagi isoman (isolasi mandiri) di situ semua,” kata Zainudin.

Nurul Akmal sebelumnya menjadi bahan perbincangan di media sosial setelah menerima perlakuan tidak mengenakkan di bandara. Saat itu, tiba-tiba ada suara celetukan seorang pria yang tak dikenal mengomentari tubuhnya sebagai “yang paling kurus.”

Olokan tersebut kemudian dianggap warganet sebagai pelecehan fisik kepada sang lifter. Nurul Akmal diketahui mencetak sejarah sebagai lifter putri pertama Indonesia yang tampil pada kelas berat (+87kg) Olimpiade Tokyo.

Dalam debutnya, lifter asal Aceh itu masuk posisi lima besar kelas +87kg. Dia mencatatkan total angkatan 256 kg dengan snatch 115kg dan clean and jerk 141kg.

Editor: Maria Christina

Follow Whatsapp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
Lihat Berita Lainnya

iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut