Proses evakuasi seorang bayi 4 hari di Aceh Timur saat banjir besar. (Foto: iNews/Muhammad Mauliddin)

Aliran Sungai Peureulak tidak bisa menampung debet air setelah hujan semalaman. Debit air makin tinggi setelah ada kiriman dari hulu. 

Akibatnya, 18 gampong di Kecamatan Rantau Peureulak banjir. Arus lalu lintas yang menghubungkan Kecamatan Rantau Peureulak - Kecamatan Serbajadi lumpuh total. 

Ketinggian air saat banjir rata-rata mencapai empat meter seperti terjadi di Gampong Alue Bate. Demi keselamatan, warga dievakuasi ke pengungsian darurat di Meunasah Gampong Buket Pala, terutama bagi para lansia, anak-anak dan ibu-ibu.

Hampir seluruh gampong di Kecamatan Rantau Peureulak terkena banjir karena hujan deras melanda 20 desa. Desa-desa tersebut di antaranya, Alue Batee, Alue Dua, Alue Geunteng, Beurandang, Bhom Lama, Blang Barom, Buket Pala BSP, Pertamina, Kliet, Mata Ie, Pasir Putih, Paya Palas, Paya Unou, Pulo Blang, Punti Payong Seuleumak Muda, Seumaly, Seuneubok Baro dan Tampak. 


Editor : Umaya Khusniah

Sebelumnya
Halaman :
1 2

BERITA POPULER
+
News Update
Kanal
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
MNC Portal
Live TV
MNC Network