"Jadi kami menduga satwa ini mati karena infeksi berat yang terjadi pada lukanya," kata Rosa.
Selain itu, tim medis BKSDA Aceh juga membawa sejumlah sampel untuk diperiksa kembali di laboratorium. Langkah ini mempertegas diagnosa penyebab kematian, berupa organ hati, paru, jantung usus dan limpa.
Editor : Umaya Khusniah
Artikel Terkait