Polisi membubarkan paksa aksi demonstrasi mahasiswa di depan Kantor Gubernur Aceh dengan water cannon dan gas air mata. (Foto: iNews)

Di tengah situasi yang tak terkendali tersebut, petugas kepolisian juga dilaporkan mengamankan sejumlah mahasiswa yang diduga memprovokasi massa untuk bertahan. 

"Kami hanya ingin tuntutan kami didengar, tapi malah dibalas dengan gas air mata," ujar Nauval, salah seorang peserta aksi yang ikut berlarian menghindari tembakan aparat. 

Hingga Rabu malam, belum ada pernyataan resmi dari pihak Pemerintah Aceh terkait tuntutan penolakan Pergub JKA maupun insiden pembubaran aksi yang berujung ricuh tersebut.


Editor : Kastolani Marzuki

Sebelumnya
Halaman :
1 2

BERITA POPULER
+
News Update
Kanal
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
MNC Portal
Live TV
MNC Network