Dua anggota Polsek Bandar, korban pembacokan ODGJ mendapat pertolongan medis di Puskesmas Bandar (Yusradi)
Yusradi Yusuf

BENER MERIAH, iNews.id - Aksi heroik dilakukan dua polisi di Kabupaten Bener Meriah. Kedua polisi bertaruh nyawa demi selamatkan nyawa seorang warga dari amukan parang orang dengan gangguan jiwa (ODGJ).

Aksi heroik itu terjadi pada Kamis  (17/11) sore saat kedua anggota Polsek Bandar, Polres Bener Meriah, Aipda Wahidi dan Bripka M. Amin sedang bertugas piket di Mako Polsek Bandar, diminta untuk mengamankan ODGJ yang sedang mengamuk di Kampung Pondok Gajah, Kecamatan Bandar, Kabupaten Bener Meriah.

Setibanya di lokasi, ODGJ yang dimaksud awalnya menunjukkan sikap normal dan dapat diajak berkomunikasi, bahkan salah satu polisi sempat menanyakan ke pelaku, apakah sudah minum obat. Namun saat itu keluarga ODGJ memperlihatkan obat ya kepada anggota polisi dan mengatakan akan memberikan nanti.

Saat sedang berbincang-bincang ODGJ tersebut meminta izin untuk masuk ke dalam kamarnya,  namun saat keluar dari dalam kamar, tak disangka di tangannya telah memegang sebilah parang dan secara spontan mengayunkan ke arah kakak kandungnya.

Melihat situasi yang mengancam nyawa seseorang, kedua polisi tersebut secara spontan bereaksi untuk mengamankan parang di tangan ODGJ tersebut.

Namun naas sabetan parang yang dilibas oleh ODGJ tersebut mengenai  kedua personil yang berupaya menyelamatkan nyawa kakak kandung  ODGJ.

Akibatnya Bripka M. Amin terkena sabetan parang yang mengakibatkan luka robek di kepala bagian belakang. 

Sedangkan Aipda Wahidin mengalami luka goresan pada lengan sebelah kiri. Sementara ODGJ melarikan diri usai melakukan pembacokan tersebut.


Editor : Ahmad Antoni

BERITA TERKAIT