Prosesi pelantikan Pj Gubernur Aceh Mayjend TNI Purn Achmad Marzuki oleh Mendagri Tito Karnavian dalam Sidang Paripurna DPRA di Banda Aceh, Rabu (6/7/2022). (Ist)
Antara, Rilo Pambudi

BANDA ACEH, iNews.id - Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian melantik Mayjen TNI Purn Achmad Marzuki sebagai Penjabat (Pj) Gubernur Aceh. Jenderal purnawirawan TNI bintang dua ini mengisi kekosongan kepala pemerintahan usai Gubernur Aceh Nova Iriansya berakhir masa tugasnya.

Achmad Marzuki bukanlah orang baru di Tanah Rencong. Saat masih berkarier di militer, dia pernah menjabat sebagai Pangdam Iskandar Muda tahun 2020-2021 yang membuatnya cukup dikenal masyarakat Aceh. 

Pelantikannya sebagai Pj Gubernur Aceh berlangsung dalam Sidang Paripurna DPR Aceh yang turut dihadiri Ketua Mahkamah Syar'iyah Aceh.

"Demi Allah saya bersumpah akan memenuhi kewajiban saya sebagai Penjabat Gubernur Aceh dengan sebaik-baiknya dan seadil-adilnya," kata Achmad Marzuki saat mengucapkan sumpah jabatan, Rabu (6/7/2022).

Dalam sumpahnya, Achmad Marzuki bersedia memegang teguh UUD Negara Republik Indonesia Tahun 1945 dan menjalankan segala UU serta peraturan dengan selurus-lurusnya serta berbakti kepada masyarakat, nusa dan bangsa.

Setelah prosesi pengucapan sumpah jabatan dipimpin Mendagri, dilaksanakan serah terima jabatan dari Gubernur Aceh sebelumnya Nova Iriansyah kepada Pj Gubernur Aceh Achmad Marzuki. Seusai mengucapkan sumpah, Achmad Marzuki kemudian di-peusijuk (tepung tawari) adat oleh Plt Ketua Majelis Adat (MAA) Aceh.

Sosok Mayjen TNI Purn Achmad Marzuki diketahui lahir di Bandung pada tanggal 24 Februari 1967. Dia merupakan lulusan Akademi Militer (Akmil) tahun 1989.

Sepanjang kariernya di militer, dia sudah berpengalaman mengemban amanat tongkat komando sebagai pimpinan. Dia tercatat menjabat sebagai Danrem 174/Anim Ti Waninggap di Kodam XVII/Cenderawasih pada 2016 dan Danrem 151/Binaiya Kodam XVI/Pattimura pada tahun 2014. 

Purnawirawan jenderal TNI bintang dua ini juga pernah menjabat sebagai Pangdam Iskandar Muda tahun 2020-2021. Setelah menjadi Pangdam, lanjut menjadi Asisten Teritorial KSAD. Kemudian menjadi Staf Ahli Mendagri bidang Hukum dan Kesbang hingga akhirnya pensiun dini dari TNI dan menjadi Pj Gubernur Aceh.

Karier Jabatan Militer:

• Danyonif 411/Pandawa (2004-2006) 

• Asops Kasdam V/Brawijaya (2010-2012) 

• Pamen Denma Mabesad (2012-2013) 

• Dirbinsen Pussenif Kodiklat TNI AD (2013) 

• Asops Kaskostrad (2013-2014) 

• Danrem 151/Binaiya (2014-2015) 

• Danpusdikif Pussenif Kodiklat TNI AD (2015-2016) 

• Danrem 174/Anim Ti Waninggap (2016) 

• Komandan PMPP TNI (2016-2018) 

• TA. Pengajar Bid. Kewaspadaan Nasional Lemhannas (2018) 

• Pangdivif 3/Kostrad (2018-2020) 

• Ir Kostrad (2020) 

• Pangdam Iskandar Muda (2020) 

• Asisten Teritorial Kepala Staf Angkatan Darat (2021) (2) 

• Tenaga Ahli Pengkaji bidang Kewaspadaan Nasional Lemhannas (2022) 

• Staf Ahli Mendagri bidang Hukum dan Kesbang (2022)


Editor : Donald Karouw

BERITA TERKAIT