Majelis Permusyawaratan Ulama Aceh Keluarkan Stiker Haram Judi Online (Foto: iNews/Syukri Syarifuddin)
Syukri Syarifuddin

ACEH, iNews.id - Majelis Permusyawaratan Ulama (MPU) Aceh mengeluarkan stiker fatwa haram terkait judi game online dan sejenisnya. Stiker tersebut akan ditempelkan di sejumlah warung kopi, kafe di Aceh yang menyediakan wifi gratis.

Stiker tersebut  bertuliskan Fatwa MPU Aceh nomor  3 tahun 2019, hukum bermain game PUBG (player unknown's battle grounds) dan sejenisnya haram. Stiker itu diserahkan kepada ormas untuk ditempelkan ke sejumlah tempat yang kerap digunakan warga untuk bermain judi game online.

"Ini ditempel di warung-warung sana kan. Itu juga butuh strategis untuk bisa ditaruh di sana. MPU itu tidak bisa melakukan hal itu, makanya kita bermitra," ucap Wakil Ketua MPU Aceh Tgk Faisal Ali, Senin (7/12/2020).

Judi online yang dimaksud dalam fatwa tersebut merupakan  permainan yang memasang taruhan uang atau bentuk lain melalui media internet dan media sosial. MPU menilai game ini dinilai kian meresahkan di tengah masyarakat Aceh.

Tgk Faisal Ali mengajak sejumlah organisasi masyarakat untuk bersama-sama bersilaturrahim dengan dengan mengajak semua komponen untuk menjauhi judi game online. Sementara untuk tahap awal. MPU baru mencetak 100 stiker untuk dibagikan ke semua komunitas.

"Kalau kita lihat ini efektif dan memberikan manfaat besar, nanti akan kami perbanyakdi tahun 2021," ucapnya.


Editor : Nani Suherni

BERITA TERKAIT