Rumah adat Aceh yang dikenal dengan nama Rumor Aceh. (Foto : Ist)

Ciri Khas Struktur Bangunan Rumoh Aceh

Ciri khas dari bangunan rumoh Aceh yakni berbentuk memanjang. Rumah adat ini memiliki bentuk seperti rumah panggung sehingga ketika orang awam baru mengunjungi Aceh akan langsung mengenalinya karena punya arsitektur unik.

Selain itu, keunikan dari rumoh Aceh yakni memiliki jumlah anak tangga dengan angka ganjil. Hal ini karena mayoritas masyarakat Aceh merupakan pemeluk agama Islam yang memuliakan angka genap.

Maka dari itu, mereka mengikuti ajaran agama dalam berkehidupan sebagai pedoman hidup.

Rumoh Aceh didesain dengan bentuk panggung yang tentunya memiliki fungsi tersendiri. Fungsinya yakni agar masyarakat terhindar dari serangan hewan buas pada masa lampau serta menghindari berbagai bencana seperti banjir maupun gempa bumi.

Rumah ini tahan gempa karena struktur bangunan rumoh Aceh terbuat dari kayu dengan atap daun rumbia kering dan ringan sehingga mampu meminimalisasi dampak guncangan gempa.

Ciri khas lainnya yang tampak dari rumoh Aceh yakni ukuran pintu masuk. Ukuran pintu masuk rumoh Aceh hanya berukuran 120 hingga 150 cm, cukup kecil untuk tinggi rata-rata orang dewasa.

Hal ini dibuat sengaja agar orang yang hendak memasuki rumah bisa senantiasa menunduk sebagai bentuk penghormatan pada tuan rumah. Baik itu tuan rumah yang kaya maupun miskin karena masyarakat Aceh menjunjung toleransi tinggi dan suka senantiasa merendahkan diri.

Lalu keunikannya lainnya, rumoh Aceh memiliki 18 tiang atau lebih sehingga rumah tersebut memiliki 5 ruangan di dalamnya.

Selain itu, rumoh Aceh tidak dibangun menggunakan paku atau besi yang bisa memberatkan beban rumah. Setiap kayu dan tiang disatukan pasak yang saling mengunci satu sama lain. Konstruksi semacam ini justru lebih tahan gempa dibanding rumah modern dari beton.

Kekuatan rumoh Aceh dibuktikan ketika gempa 8,9 SR dan tsunami yang melanda Aceh pada 2004 lalu. Meski diguncang gempa, rumoh Aceh masih berdiri kokoh dan tidak mengalami kerusakan parah, seperti bangunan lainnya.

Bupati Pidie Jaya mengunjungi rumah adat Aceh yang sudah ratusan tahun berdiri. Bupati bersama jajaran mengadakan makan bersama di lokasi, Selasa (17/8/2021). Foto: iNews.id/Jamal Pangwa


Editor : Donald Karouw

Halaman Selanjutnya
Halaman :
1 2 3
BERITA POPULER
+
News Update
Kanal
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
MNC Portal
Live TV
MNC Network