Pemkab Aceh Barat mengalokasikan Rp1 miliar untuk merehabilitasi jembatan gantung Canggai–Jambak yang putus akibat banjir, mulai Juli 2026. (Foto: Istimewa).

Kondisi itu turut menghambat mobilitas masyarakat serta berdampak pada kegiatan ekonomi, pelayanan kesehatan, dan akses layanan publik lainnya. Anak-anak sekolah menjadi kelompok yang paling terdampak karena harus menyeberangi sungai atau menggunakan perahu sederhana untuk berangkat belajar.

“Kami sangat memahami kesulitan masyarakat di sana, terutama anak-anak sekolah yang harus menyeberang sungai atau menggunakan perahu untuk pergi belajar. Selain itu, akses ekonomi, kesehatan, dan pelayanan publik lainnya juga ikut terganggu,” katanya.

Fadly menjelaskan, jembatan gantung tersebut selama ini menjadi jalur transportasi utama bagi warga Gampong Canggai dan Gampong Jambak. Karena itu, pemerintah daerah memberikan perhatian khusus agar akses vital tersebut dapat segera kembali berfungsi.

“Insyaallah jika tidak ada hambatan, setelah proses tender selesai maka rehabilitasi jembatan gantung ini akan segera terealisasi pada Juli 2026,” ucapnya.

Dia berharap seluruh tahapan pekerjaan berjalan lancar sehingga masyarakat dapat kembali menikmati akses transportasi yang aman dan memadai.

“Kami mohon doa dan dukungan semua pihak agar prosesnya berjalan lancar, karena ini merupakan kebutuhan mendesak masyarakat dan menjadi perhatian serius Pemerintah Kabupaten Aceh Barat,” ucapnya.


Editor : Kurnia Illahi

Sebelumnya
Halaman :
1 2

BERITA POPULER
+
News Update
Kanal
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
MNC Portal
Live TV
MNC Network