Dia menjelaskan, meskipun kondisi sekolah belum sepenuhnya normal, para siswa tetap datang dengan berpakaian rapi dan sopan meski belum mengenakan seragam sekolah, sebagai bentuk kedisiplinan dan semangat menuntut ilmu.
Menurut dia, kondisi tersebut menjadi gambaran kuatnya motivasi generasi muda Aceh untuk terus belajar meskipun berada dalam keterbatasan akibat dampak bencana alam.
“Ini menjadi motivasi bagi kita semua. Polri berkomitmen untuk terus hadir di tengah masyarakat, tidak hanya dalam menjaga keamanan, tetapi juga dalam membantu pemulihan pascabencana, khususnya di sektor pendidikan, demi masa depan generasi muda Aceh,” ucapnya.
Langkah Polres Aceh Tamiang bersihkan sekolah pascabanjir ini diharapkan dapat menjadi contoh sinergi antara aparat keamanan dan masyarakat dalam menjaga keberlangsungan pendidikan, terutama di daerah rawan bencana.
Editor : Donald Karouw
Artikel Terkait