Bupati Aceh Barat Ramli (Foto: Antara)

Bupati juga juga berterima kasih kepada Wahana Lingkungan Hidup (Walhi) Aceh dan kalangan mahasiswa yang peduli dengan keselamatan lingkungan di Aceh Barat. Sebelumnya, Walhi menyampaikan, seluas 5.000 hektare lahan hutan lindung yang tersebar di sejumlah kecamatan di Kabupaten Aceh Barat rusak akibat tambang emas liar sejak kurun lima tahun terakhir.

“Menurut perkiraan kami, ada sekitar 5.000 hektare lahan hutan di Aceh Barat yang rusak akibat aktivitas tambang emas secara ilegal,” kata Direktur Walhi Aceh, Muhammad Nur.

Berdasarkan perhitungan Walhi, satu unit alat berat jenis ekskavator mampu menggali lahan seluas 4 hingga 5 ha. Sementara jumlah alat berat yang saat ini diduga masih beroperasi di sejumlah lokasi tambang ilegal seperti di Kecamatan Sungai Mas, Kecamatan Panton Reue, Pante Ceureumen, Kabupaten Aceh Barat, Provinsi Aceh. 

“Kami menduga ada sekitar 100 unit alat berat yang aktif melakukan tambang ilegal di pedalaman Aceh Barat,” kata Nur.


Editor : Maria Christina

Sebelumnya
Halaman :
1 2

BERITA POPULER
+
News Update
Kanal
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
MNC Portal
Live TV
MNC Network