Ketua DPRK Simeulue, Rasmanudin menyampaikan bahwa peristiwa ini menambah daftar kasus serangan buaya terhadap warga yang beraktivitas di perairan setempat. Meski demikian, serangan buaya di Sungai Luan Simeulue ini merupakan yang pertama kali terjadi.
"Selesai ditangkap kemudian dibelah perutnya dan di dalam perutnya (buaya) ditemukan ada kepala, tangan, kain dan dipastikan itu adalah potongan jenazah almarhumah," ujar Rasmanudin di lokasi.
Masyarakat diimbau agar lebih waspada saat beraktivitas di sungai, terutama di lokasi yang diketahui sebagai habitat buaya.
Editor : Kurnia Illahi
Artikel Terkait