ACEH TENGGARA, iNews.id - Memasuki hari ketiga pascabanjir bandang yang melanda Kabupaten Aceh Tenggara, kondisi air mulai berangsur surut. Namun, sejumlah kendala masih dihadapi oleh petugas Dinas Sosial, khususnya dalam pendistribusian makanan bagi warga terdampak.
Kesulitan utama yang dialami adalah langkanya bahan bakar minyak (BBM), sehingga proses pengiriman bantuan menjadi terhambat.
Dinas Sosial Kabupaten Aceh Tenggara telah mendirikan satu dapur umum untuk menyiapkan makanan bagi warga korban banjir yang tersebar di 16 kecamatan dan 98 desa.
Setiap hari, sedikitnya 2.000 porsi makanan disiapkan dan dibagikan dua kali sehari dengan menu yang berganti-ganti. Namun, keterbatasan akses dan kelangkaan BBM membuat pendistribusian ke lokasi pengungsian tidak berjalan lancar.
Editor : Kurnia Illahi
Artikel Terkait