189 Rumah Warga Rusak Dihantam Banjir Bandang di Aceh Tenggara
ACEH TENGGARA, iNews.id - Sebanyak 189 unit rumah warga di Kabupaten Aceh Tenggara, Provinsi Aceh rusak. Kerusakan itu akibat diterjang banjir bandang.
"Sekutar 189 unit rumah warga yang rusak diterjang banjir bandang. Banjir disebabkan curah hujan yang tinggi," ata Kepala Pelaksana BPBA Ilyas, Kamis (3/11/2022).
Dia menambahkan, dari 189 rumah yang rusak, diantaranya 47 unit rusak berat, tiga unit rusak sedang, dan 139 unit rusak ringan.
Ilyas menambahkan, banjir bandang di Aceh Tenggara mulai terjadi sejak Minggu (30/10/2022) kemudian banjir terus berulang dalam tiga hari terakhir akibat curah hujan tinggi.
"Ada sembilan kecamatan yang diterpa banjir," katanya.
Sembilan kecamatan itu yakni Kecamatan Babussalam sebanyak dua desa, Lawe Alas berjumlah lima desa, Babul Rahmah enam desa, Darul Hasanah enam desa, Bambel empat desa, Lawe Sigala-Gala dua desa, Ketambe tiga desa, Bukit Tusam tiga desa, dan Tanoh Alas satu desa.
"Hujan deras yang mengguyur wilayah Aceh Tenggara memicu terjadinya banjir yang menggenangi rumah-rumah warga, pasar, dan sekolah serta menyebabkan jebolnya beberapa tanggul dan oprit jembatan," kata dia.
Selain itu juga terdapat lima jembatan penghubung antar desa putus total, pagar Puskesmas yang jebol serta beberapa kerusakan fasilitas umum lainnya.
BPBA mencatat, data sementara korban terdampak sebanyak 1.846 jiwa dalam 466 kepala keluarga (KK) yang tersebar di Kecamatan BukitTusam, Darul Hasanah, Lawe Sigala-Gala, Babul Rahmah dan dan Lawe Alas.
Editor: Nur Ichsan Yuniarto