Angin Kencang Terjang Pidie Jaya, Belasan Rumah Rusak dan Pohon Tumbang
PIDIE JAYA, iNews.id -Angin kencang menerjang sejumlah wilayah di Kabupaten Pidie Jaya pada Rabu (20/5/2026). Cuaca ekstrem ini mengakibatkan belasan rumah warga rusak, pohon tumbang menimpa kios, hingga hunian sementara (huntara) korban banjir ikut mengalami kerusakan.
Berdasarkan laporan sementara Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Pidie Jaya hingga pukul 11.00 WIB, sedikitnya terdapat 17 titik terdampak bencana hidrometeorologi tersebut.
Angin kencang dilaporkan melanda beberapa kecamatan, di antaranya Bandar Baru, Bandar Dua, Trienggadeng dan Ulim. Kerusakan paling banyak terjadi pada bagian atap rumah warga yang beterbangan akibat terpaan angin.
“Tim masih melakukan asesmen dan pemantauan di lokasi terdampak,” ujar Pelaksana Tugas (Plt) Kalaksa BPBD Pidie Jaya, Okta Handifa dikutip dari iNews Portal Aceh, Kamis (21/5/2026).
Di Gampong Manyang Lancok, rumah milik M. Jamil Hasim rusak parah pada bagian atap. Kondisi serupa juga terjadi di sejumlah gampong lain, seperti Musa Bale, Deah Ujong Baroh, Beurawang, Manyang Bandar Baru, Meunasah Lhok, Masjid Tuha, Jurong Teugoh, hingga Keurisi.
Selain rumah warga, dua unit huntara yang ditempati korban banjir turut terdampak cuaca ekstrem. Dinding penutup Huntara Pohroh dilaporkan terlepas akibat terpaan angin, sementara huntara di kawasan dekat arena MTQ mengalami kerusakan cukup serius pada bagian atap.
Angin kencang juga menyebabkan pohon tumbang di kawasan Pantai Kuthang hingga menimpa kios milik warga. Di Kecamatan Ulim, rumah milik Maryani di Gampong Bidok mengalami kerusakan setelah tertimpa pohon.
Tidak hanya permukiman warga, fasilitas pemerintah juga terdampak. Gudang workshop alat berat milik Pemerintah Kabupaten Pidie Jaya dilaporkan mengalami kerusakan pada bagian atap.
Rangkaian bencana ini menambah daftar musibah yang melanda Pidie Jaya dalam beberapa bulan terakhir. Sebelumnya, wilayah tersebut berulang kali dilanda banjir yang merendam ribuan rumah warga dan membuat pemerintah memperpanjang status transisi darurat pemulihan bencana hingga Agustus 2026.
BPBD Pidie Jaya mengimbau masyarakat agar tetap waspada terhadap potensi hujan deras disertai angin kencang yang diperkirakan masih berpotensi terjadi di sejumlah wilayah Aceh dalam beberapa hari ke depan.
Editor: Kurnia Illahi