7 Kota Tertua di Indonesia, Nomor 5 Dikenal sebagai Kota Islam Tertua di Asia Tenggara

Tati Rukmanah ยท Kamis, 22 September 2022 - 19:10:00 WIB
7 Kota Tertua di Indonesia, Nomor 5 Dikenal sebagai Kota Islam Tertua di Asia Tenggara
Kota tertua di Indonesia, banyak juga yang belum mengetahui sejarahnya. (Foto: Antara).

4. Magelang 

Magelang merupakan kota yang terletak di Provinsi Jawa Tengah. Diketahui kota ini sudah berusia lebih dari 1.000 tahun. 

Magelang merupakan rumah bagi Candi Borobudur yang menjadi salah satu keajaiban dunia. Pada zaman dahulu, menurut Prasasti Mantyasih, kota ini berdiri pada 11 April 907 Masehi, Sabtu Legi, pada masa pemerintahan Sri Maharaja Rakai Watukura Dyah Balitung di Kerajaan Mataram Kuno. 

5. Banda Aceh 

Kota Aceh merupakan kota yang dibangun oleh Sultan Johan Syah pada 1 Ramadhan 601 Hijriah atau pada 22 April 1205 Masehi. Banda Aceh dikenal sebagai kota Islam tertua di Asia Tenggara. 

“Dulu dikenal nama Banda Aceh sebagai Bandar Darussalam dan ini kota Ini adalah Kota Islam Tertua di Asia Tenggara,” ujar Wali Kota Banda Aceh periode 2017-2022, Aminullah Usman dikutip dari laman diskominfo.bandaacehkota.go.id.

Dapat disimpulkan juga, di Banda Aceh mayoritas atau bahkan hampir seluruh penduduknya beragama Islam. 

6. Surabaya 

Merupakan ibu kota dari Provinsi Jawa Timur ini menjadi salah satu kota tertua di Indonesia. Ditetapkannya kota ini pada 31 Mei 1293 yang artinya sudah berusia 728 tahun. 

Hari jadi dari kota ini bertepatan dengan kemenangan dari pasukan Majapahit yang dipimpin oleh Raden Wijaya atas pasukan kerajaan Mongol yang diutus oleh Kubilai Khan. 

7. Bau-Bau

Terletak di Sulawesi Utara. Kota ini baru mendapatkan status kota nya pada 2001. Namun, kota ini sudah didirikan pada 17 Oktober 1541. 

Salah satu peninggalan yang bisa ditemui di kota ini, yaitu objek wisata Kompleks Keraton Buton yang diketahui menjadi bukti peninggalan kejayaan Kesultanan Buton yang sudah ratusan tahun lalu. 

Itu dia daftar kota tertua di Indonesia yang memiliki banyak sejarah di dalamnya. 

Editor : Kurnia Illahi

Bagikan Artikel: