get app
inews
Aa Text
Read Next : 3 Daerah di Aceh Masih Berstatus Tanggap Darurat Bencana

Akses Jalan Raya di Aceh Kembali Terhubung Pascabanjir, Ini Progres Pemulihan Terbaru

Kamis, 12 Februari 2026 - 15:56:00 WIB
Akses Jalan Raya di Aceh Kembali Terhubung Pascabanjir, Ini Progres Pemulihan Terbaru
Kondisi akses jalan yang sudah kembali terbuka imbas banjir dan longsor di Aceh. (Foto: Ist)

BANDA ACEH, iNews.id - Pemulihan akses jalan raya di Aceh terus berjalan pascabencana banjir dan longsor yang melanda pada November 2025. Pemerintah menjadikan pembukaan konektivitas antarwilayah sebagai prioritas utama untuk memulihkan mobilitas warga dan distribusi logistik.

Terkini, ruas Jalan Banda Aceh hingga Meureudu telah terhubung dan beroperasi fungsional untuk semua jenis kendaraan per Kamis (12/2/2026). Ruas Meureudu–Batas Pidie Jaya/Bireuen juga sudah dapat dilalui setelah penimbunan oprit jembatan yang runtuh di Jembatan Krueng Meureudu rampung sejak 12 Desember 2025.

Ruas Kota Bireuen-Batas Bireuen/Aceh Utara terhubung sejak 27 Desember 2025. Sementara ruas Batas Kota Lhokseumawe hingga Kota Langsa telah dibersihkan dari sedimen dan dapat dilalui seluruh kendaraan sejak 10 Desember 2025, meski Jembatan Ulee Langa masih dalam proses perbaikan.

Pembersihan juga dilakukan pada ruas Kota Langsa–Kota Kuala Simpang dan kini sudah fungsional. Ruas Kuala Simpang–Batas Provinsi Sumut pun telah kembali normal. Sementara itu, ruas Kota Bireuen–Batas Bireuen/Bener Meriah terhubung setelah pemasangan Jembatan Bailey.

Di wilayah tengah Aceh, ruas Batas Aceh Tengah/Nagan Raya–Lhok Seumot–Jeuram sudah bisa dilalui kendaraan roda dua dan empat. Ruas Genting Gerbang–Celala–Batas Aceh Tengah/Nagan Raya beroperasi sejak 24 Desember 2025.

Ruas Batas Aceh Tengah/Gayo Lues–Blangkejeren telah fungsional sejak 21 Desember 2025. Sementara Blangkejeren–Batas Gayo Lues/Aceh Tenggara sempat terdampak longsor pada 3 Januari 2026, namun kembali beroperasi sejak 9 Januari 2026.

Ruas Batas Gayo Lues/Aceh Tenggara–Kutacane kini terhubung setelah penanganan longsor dan pemasangan Bailey di Jembatan Lawe Mengkudu I. Adapun Kutacane–Batas Provinsi Sumut telah dapat dilalui semua jenis kendaraan.

Untuk wilayah pegunungan, ruas Geumpang–Pameue–Genting Gerbang–Simpang Uning beroperasi fungsional, termasuk jalur alternatif melalui Angkup untuk menghindari Jembatan Titi Merah yang putus. Dari tujuh jembatan yang sempat terputus di kawasan Bener Meriah dan Aceh Tengah, lima jembatan telah kembali beroperasi.

Ruas Simpang Uning–Uwaq–Batas Aceh Tengah/Gayo Lues juga telah fungsional sejak 31 Desember 2025. Sementara di Kabupaten Aceh Tenggara, saat ini tengah dilakukan penggantian Jembatan Pante Dona.

Dengan progres pemulihan akses jalan raya di Aceh ini, wilayah-wilayah yang sempat terisolasi kini kembali terhubung. Distribusi bantuan berjalan lancar dan aktivitas masyarakat mulai kembali normal.

Editor: Donald Karouw

Follow Whatsapp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
Lihat Berita Lainnya

iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut