Berkaca Kasus Anak Gajah Mati, Warga Aceh Diminta Tak Pasang Jerat di Hutan

Antara ยท Kamis, 18 November 2021 - 13:28:00 WIB
Berkaca Kasus Anak Gajah Mati, Warga Aceh Diminta Tak Pasang Jerat di Hutan
Tim dokter melakukan perawatan seekor anak gajah yang belalainya terjerat di PLG Saree, Aceh Besar. (Foto: Antara)

BANDA ACEH, iNews.id - Masyarakat di Aceh diminta agar tidak memasang jerat atau racun di kawasan hutan. Hal ini berkaca dari kasus kematian anak gajah yang belalainya putus karena terkena jebakan jerat.

Kepala Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Aceh, Agus Arianto mengatakan, pemasangan jerat maupun racun dapat menyebabkan kematian satwa dilindungi.

"Pelaku yang menyebabkan kematian satwa dilindungi dapat dikenakan sanksi pidana sesuai peraturan perundangan-undangan yang berlaku," kata Agus Arianto, Kamis (18/11/2021).

Agus melanjutkan, kasus kematian satwa dilindungi yang terakhir terjadi di Aceh akibat terkena jerat yakni satu individu gajah sumatra (elephas maximus sumatrabus) dengan jenis kelamin betina serta masih berusia satu tahun.

"Anak gajah tersebut mati saat dalam perawatan setelah belalainya putus terkena jerat," kata dia.

Anak gajak tersebut dievakuasi dalam kondisi kritis dari Desa Alue Meuraksa, Kecamatan Teunom, Kabupaten Aceh Jaya.

Editor : Nur Ichsan Yuniarto

Halaman : 1 2

Bagikan Artikel: