get app
inews
Aa Text
Read Next : Polri Segera Umumkan Tersangka Kasus Kayu Gelondongan Bencana Sumatra

Desa di Aceh Tamiang Masih Tertimbun Ribuan Ton Kayu Gelondongan Setinggi 5 Meter

Rabu, 07 Januari 2026 - 21:53:00 WIB
Desa di Aceh Tamiang Masih Tertimbun Ribuan Ton Kayu Gelondongan Setinggi 5 Meter
Ribuan ton kayu gelondongan masih menimbun satu desa di Kabupaten Aceh Tamiang pascabanjir bandang. (Foto: iNews)

ACEH TAMIANG, iNews.id - Ribuan ton kayu gelondongan masih menumpuk di pemukiman warga Desa Pengidam, Kecamatan Bandar Pusaka, Kabupaten Aceh Tamiang. Tumpukan kayu yang terbawa saat banjir bandang akhir November 2025 tersebut menjadi saksi bisu kedahsyatan bencana yang menghancurkan puluhan rumah warga.

Hingga Rabu (7/1/2026), material kayu berbagai ukuran tersebut belum dievakuasi dan masih menutupi area perkebunan serta perumahan penduduk.

Kondisi di Desa Pengidam saat ini sangat memprihatinkan. Batang-batang pohon besar tersebut menumpuk dengan ketinggian mencapai lebih dari lima meter. Tumpukan kayu ini terbawa arus kuat saat banjir bandang melanda, yang mengakibatkan sedikitnya 27 rumah warga rata dengan tanah akibat tersapu batang kayu tersebut.

Area yang dulunya merupakan pemukiman padat kini berubah menjadi hamparan batang kayu raksasa yang menyulitkan mobilitas warga.

Sekretaris Desa Pengidam, Mahrizal mengatakan, hingga kini belum ada tanda-tanda kayu tersebut akan segera dievakuasi oleh pihak terkait. Mengingat banyaknya warga yang kehilangan tempat tinggal, muncul harapan agar kayu-kayu tersebut dapat dimanfaatkan untuk pembangunan kembali.

"Warga sangat berharap gelondongan kayu ini bisa digunakan untuk membangun kembali rumah mereka yang rusak dan hancur diterjang banjir bandang," ujar Mahrizal dalam keterangannya.

Meski bencana sudah berlalu beberapa hari, di lokasi perkebunan dan perumahan warga belum terlihat adanya aktivitas pembersihan skala besar menggunakan alat berat.

Editor: Kastolani Marzuki

Follow Whatsapp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
Lihat Berita Lainnya

iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut