Doa Akhir Tahun dan Awal Tahun Hijriyah Dibaca Kapan? Simak Waktu dan Keutamaan

Kastolani · Jumat, 29 Juli 2022 - 16:36:00 WIB
Doa Akhir Tahun dan Awal Tahun Hijriyah Dibaca Kapan? Simak Waktu dan Keutamaan
Doa akhir tahun dan awal tahun hijriyah yang penuh keutamaan. (Foto: Antara)

JAKARTA, iNews.id - Menyambut pergantian tahun baru Islam 2022, Muslim dianjurkan untuk memanjatkan doa akhir tahun dan awal tahun hijriyah. Tujuannya, agar kesalahan dan dosa yang telah dilakukan sepanjang tahun ini mendapat ampunan dan keberkahan hidup di tahun baru.

Mengacu Surat Keputusan Bersama (SKB) 3 Menteri yang telah dirilis, Tahun Baru Islam 1 Muharram 1444 Hijriyah jatuh pada Sabtu, 30 Juli 2002.

Dengan demikian, mulai Jumat (29/7/2022) malam, sudah memasuki malam 1 Muharram. 

Tahun Baru Hijriyah merupakan momen penting bagi umat Islam karena erat kaitannya dengan peristiwa hijrahnya Nabi Muhammad SAW dari Mekkah ke Madinah.

Selain itu, banyak peristiwa penting dialami para nabi yang terjadi di Bulan Muharram di antaranya diselamatkannya Nabi Musa dari kejaran Raja Fir'aun, berlabuhnya kapal Nabi Nuh as setelah 6 bulan mengarungi banjir, serta padamnya api yang membakar Nabi Ibrahim as. 

Doa Akhir Tahun dan Awal Tahun Hijriyah Dibaca kapan?

Salah satu amalan baik di akhir tahun dan awal tahun yakni membaca doa. Amalan membaca doa akhir tahun dan awal tahun hijriyah ini juga telah dilakukan para sahabat Nabi SAW.

Mengenai waktu yang tepat membaca doa akhir tahun hijriyah yakni setelah ashar. Sedangkan doa awal tahun hijriyah dibaca setelah maghrib.

Ustaz Firman Arifandi dari Rumah Fiqih Indonesia menjelaskan, ada sebuah dalil mengenai doa awal dan akhir tahun yang diyakini merupakan amalan dari para sahabat Nabi melalui riwayat Abdullah bin Hisyam dalam al mu’jam al awsath imam Thabrani:

حَدَّثَنَا مُحَمَّدُ بْنُ عَلِيٍّ الصَّائِغُ قَالَ: نا مَهْدِيُّ بْنُ جَعْفَرٍ الرَّمْلِيُّ قَالَ: نا رِشْدِينُ بْنُ سَعْدٍ، عَنْ أَبِي عُقَيْلٍ زُهْرَةُ بْنُ مَعْبَدٍ، عَنْ جَدِّهِ عَبْدُ اللَّهِ بْنُ هِشَامٍ قَالَ: «كَانَ أَصْحَابُ النَّبِيِّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ، يَتَعَلَّمُونَ هَذَا الدُّعَاءَ إِذَا دَخَلْتِ السَّنَةُ أَوِ الشَّهْرُ: اللَّهُمَّ أَدْخِلْهُ عَلَيْنَا بِالْأَمْنِ، وَالْإِيمَانِ، وَالسَّلَامَةِ، وَالْإِسْلَامِ، وَرِضْوَانٍ مِنَ الرَّحْمَنِ، وَجَوَازٍ مِنَ الشَّيْطَانِ»

Dari Abdullah bin Hisyam, ia berkata bahwa para Sahabat Rasulullah shalallahu alaihi wasallam mempelajari doa berikut jika memasuki tahun atau bulan “Ya Allah, masukan kami ke dalamnya dengan aman, iman, selamat dan Islam. Mendapatkan ridho Allah dan dijauhkan dari gangguan setan” (HR Thabrani, Al Hafizh Al Haitsamiy menilai Hasan).

Redaksi doa tidaklah selalu harus dari lafadz Rasulullah, ada juga yang merupakan warisan dari sahabat atau ulama-ulama yang shalih.

Imam suyuthi berkata dalam kitab al-jami' al-kabir mengatakan doa awal tahun diriwayatkan dari sabda Rasulullah SAW:

وقال السيوطي أيضا في الجامع الكبير:دعاء أول السنة عن رسول الله صلى الله عليه وسلم أنه قال:ما من عبد يصلي أول يوم من المحرم ركعتين يقرأ فيهما ما شاءفإذا فرغ من صلاته رفع يديه ثم قال:اللهم أنت الأبديُّ القديم وهذه سنةٌ جديدة أسألك فيها العصمةَ من الشيطانِ وأوليائه والعونَ على هذه النفسِ الأمّارةِ بالسوءوالاشتغالَ بما يقربني إليك وإلى رضاك يا كريم

"Tidak ada dari seorang hamba yang sholat di permulaan (awal) hari dari (bulan) Muharram dengan dua (2) rokaat yang membaca terhadap sesuatu yang dia kehendaki. kemudian ketika dia selesai dari sholat, dia mengangkat kedua tangannya kemudian berdoa.

Editor : Kastolani Marzuki

Halaman : 1 2 3

Bagikan Artikel: