Jaksa Geledah Kantor Dinsos Subulussalam, Cari Alat Bukti Kasus Korupsi Rp4,8 Miliar

Antara ยท Kamis, 08 Juli 2021 - 14:13:00 WIB
Jaksa Geledah Kantor Dinsos Subulussalam, Cari Alat Bukti Kasus Korupsi Rp4,8 Miliar
Tim Kejari Subulussalam, Aceh, memeriksa dokumen dalam penggeledahan di Dinas Sosial Kota Subulussalam di Subulussalam, Rabu (7/7/2021). Foto: Antara/HO/Penkum Kejati Aceh

BANDA ACEH, iNews.id - Tim Kejaksaan Negeri (Kejari) Subulussalam, Aceh, menggeledah kantor Dinas Sosial (Dinsos), terkait penyidikan perkara korupsi bantuan sosial rehabilitasi rumah tidak layak huni dengan anggaran Rp4,8 miliar. Tim mengamankan sejumlah dokumen hasil penggeledahan untuk mencari alat bukti. 

Kajari Subulussalam, Mayhardy Indra Putra, menyebutkan, dokumen yang diamankan sebagai alat bukti yakni, dokumen usulan penerima bantuan, rancangan anggaran biaya, kontrak kerja, serta pembayaran proyek per tahapnya. Namun demikian, jaksa belum menetapkan tersangka dalam kasus ini.

"Jadi penggeledahan ini tidak begitu saja dilakukan, tetapi sudah melalui proses penyelidikan serta meningkatkan status penanganan perkara ke tahap penyidikan," kata Mayhardy, Rabu (7/7/2021).

Mayhardy mengatakan, penggeledahan dilakukan berdasarkan surat perintah penyidikan tertanggal 31 Mei 2021 dan surat perintah penggeledahan tertanggal 7 Juli 2021. Penggeledahan dilakukan setelah penyidik memeriksa sejumlah saksi.

Penyidik, lanjut Mayhardy, masih menunggu hasil penghitungan kerugian negara dari Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKB) Perwakilan Aceh. Penetapan tersangka akan dilakukan setelah sejumlah alat bukti mencukupi.

"Proyek bantuan sosial rehabilitasi rumah tidak layak huni pada Dinsos Subulussalam Rp4,8 miliar lebih ini bersumber dari dana otonomi khusus Aceh tahun anggaran 2019. Dugaan sementara, ada pemotongan bantuan sosial tersebut," kata Kajari.

Editor : Erwin C Sihombing