get app
inews
Aa Text
Read Next : BNPB Sebut Jalan di Aceh Pulih 100 Persen, Jalur Banda Aceh-Medan Kembali Normal

Nama Bulan Hijriyah dalam Bahasa Arab dan Artinya

Selasa, 23 Mei 2023 - 17:51:00 WIB
Nama Bulan Hijriyah dalam Bahasa Arab dan Artinya
Inilah nama-nama bulan hijriyah dalam bahasa Arab dan artinya. (Freepik)

JAKARTA, iNews.id - Inilah nama-nama bulan hijriyah dalam bahasa Arab dan artinya. Meski umat Muslim sudah sangat familier dengan nama-nama bulan Hijriyah, tetapi tidak banyak yang mengetahui mengenai arti maupun maknanya.

Sebagaimana diketahui, bulan Hijriah adalah bulan yang digunakan dalam kalender Islam. Penanggalan dalam kalender hijriyah didasarkan pada perputaran bulan mengelilingi bumi.

Kalender Hijriah dimulai sejak tahun 622 Masehi, saat Nabi Muhammad SAW hijrah dari Mekah ke Madinah. Terdapat 12 bulan dalam kalender Hijriah, yang masing-masing memiliki nama dan artinya tersendiri.

Berikut adalah nama-nama bulan Hijriah dan artinya yang dirangkum iNews.id dari laman Universitas Islam An Nur Lampung, Selasa (23/5/2023).

Nama Bulan Hijriyah dan Artinya:

1. Muharram (محرم)

Muharram merupakan bulan pertama dalam kalender Hijriah, dan termasuk sebagai bulan suci dalam Islam. Muharram berasal dari kata haram, yang artinya terlarang.

Pasalnya, orang Arab mengharamkan peperangan di bulan ini. Pada bulan Muharram, umat Islam dianjurkan untuk memperbanyak amal saleh, terutama berpuasa sunnah termasuk puasa Asyura di tanggal 10 Muharram.

2. Shafar (صفر)

Bulan kedua dalam kalender Hijriyah adalah Safar. Nama Shafar berasal dari kata shifr, yang artinya kosong atau pergi.

Pengambilan nama ini didasarkan karena pada waktu itu perkampungan Arab menjadi kosong dari penduduknya lantaran mereka keluar untuk perang atau melakukan perjalanan.

3. Rabiul Awwal (ربيع الأول)

Bulan ketiga dalam kalender Islam adalah Rabiul Awwal. Rabiul Awwal berasal dari kata rabi, yang berarti semi atau musim bunga.

Hal itu karena musim tanam terjadi pafa bulan ini, atau bertepatan dengan musim semi di Arab. Bulan Rabiul Awwal menjadi bulan kelahiran Nabi Muhammad SAW, yang dirayakan oleh sebagian umat Islam sebagai Maulid Nabi.

4. Rabiul Akhir (ربيع الآخر) atau Rabiul Tsani (ربيع الثاني)

Rabiul Akhir atau Rabiul Tsani sebagai bulan keempat juga berasal dari kata rabi, yang berarti semi atau musim bunga. Penamaan bulan ini masih berkaitan dengan dengan musim semi di Arab. Bulan ini juga dikenal sebagai waktu kembalinya orang-orang yang merantau baik dari perang atau perjalanan.

5. Jumadil Awwal (جمادى الأول) atau Jumadil Ula (جمادى الأولى)

Jumadil Awwal atau Jumadil Ula adalah menjadi bulan kelima yang namanya diambil dari kata jumad yang berarti membeku.

Dinamakan demikian karena pada bulan ini bertepatan dengan jatuhnya musim dingin. Sebelum masa Islam, bulan Jumadil Awwal dinamakan Jumadi Khomsah.

6. Jumadil Akhir (جمادى الآخر) atau Jumadil Tsani (جمادى الثانية)

Bulan keenam pada kalender Hijriyah adalah Jumadil Akhir atau Jumadil Tsani. Namanya juga masih berhubungan dengan musim dingin. Sebelum masa Islam, Jumadil Akhir dikenal dengan Jumadi Sittah.

7. Rajab (رجب)

Rajab sebagai bulan ketujuh juga termasuk sebagai bulan suci dalam Islam. Nama Rajab memiliki akar bahasa dari kata rajaba, yang artinya menghormati atau mengagungkan.

Sebab, pada bulan ini orang-orang Arab melepaskan tombak dari besi tajamnya untuk menahan diri dari peperangan. Bulan Rajab kemudina juga disebut sebagai bulan istighfar, di mana umat Islam dianjurkan untuk memohon ampun kepada Allah SWT.

8. Sya’ban (شعبان)

Nama Sya’ban berasal dari kata sha’ba, yang artinya bercabang atau berpencar. Dinamakan demikian karena pada bulan ini orang-orang Arab dahulu berpencar ke berbagai tempat untuk mencari air.

Bulan Sya’ban menjadi bulan persiapan untuk menyambut bulan suci Ramadhan. Maka, umat Islam pada bulan ini dianjurkan untuk memperbanyak puasa sunnah, khususnya di tanggal 15 Sya’ban yang disebut sebagai Nisfu Sya’ban.

9. Ramadhan (رمضان)

Ramadhan adalah bulan kesembilan yang merupakan bulan yang paling mulia dan penuh berkah dalam Islam. Nama Ramadhan berasal dari kata ramadhan, yang artinya panas yang menyengat atau membakar.

Dinamakan demikian karena pada bulan ini matahari di Arab sangat panas dan menyengat. Di bulan ini, umat Islam diwajibkan untuk berpuasa satu bulan penuh setiap harinya, dari terbit fajar hingga terbenam matahari. Salah satu yang istimewa di bulan ini adalah Lailatul Qadar, yakni malam yang dianggap lebih baik dari seribu bulan.

10. Syawal (شوال)

Nama Syawal diambil dari shala, yang artinya mengangkat atau meninggalkan. Sebab, pada bulan ini, unta betina kekurangan air susu.

Bulan Syawal juga menjadi bulan kemenangan bagi umat Islam setelah menyelesaikan ibadah puasa satu bulan di bulan Ramadhan. Awal bulan ini ditandai dengan dirayakannya hari raya Idul Fitri.

11. Dzulqa’dah (ذو القعدة)

Dzulqa'dah adalah bulan kesebelas dan masuk sebagai salah satu dari bulan-bulan suci dalam Islam. Nama Dzulqo’dah diambil dari kata qa’ada, yang artinya duduk atau tidak berangkat.

Sebab, pada bulan ini orang Arab terdahulu duduk dan tidak berangkat untuk perang. Bulan Dzulqo’dah juga merupakan bulan istirahat bagi umat Islam sebelum menjalankan ibadah haji di bulan berikutnya.

12. Dzulhijjah (ذو الحجة)

Bulan kedua belas atau terakhir dalam kalender Hijriyah adalah Dzulhijjah. Bulan ini menjadi salah satu bulan yang paling agung dan penuh kebaikan.

Nama Dzulhijjah berasal dari kata hajj, yang artinya haji atau berkunjung. Pasalnya, umat Islam dari seluruh dunia berkumpul di tanah suci Mekkah untuk melaksanakan ibadah haji pada bulan ini.

Bulan Dzulhijjah juga menjadi bulan pengorbanan bagi umat Islam, di mana ibadah qurban akan dikerjakan pada tanggal 10 Dzulhijjah, yang juga dikenal sebagai hari raya Idul Adha.

Itulah nama-nama bulan Hijriyah dan artinya yang patut diketahui untuk menambah wawasan keislaman. Wallahualam bissawab

Editor: Komaruddin Bagja

Follow Whatsapp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
Lihat Berita Lainnya

iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut