Oknum PNS di Lhokseumawe Jadi Calo CPNS dan PPPK, Kerugian Korban Capai Rp2,5 Miliar

Armia Jamil, Tim iNews ยท Jumat, 29 Juli 2022 - 20:37:00 WIB
Oknum PNS di Lhokseumawe Jadi Calo CPNS dan PPPK, Kerugian Korban Capai Rp2,5 Miliar
Kapolres Lhokseumawe AKBP Henki Ismanto saat menginterogasi tersangka calo penipuan penerimaan CPNS K2 dan PPPK. (Foto: Ist)

LHOKSEUMAWE, iNews.id - Polisi mengungkap kasus penipuan calo penerimaan Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) K2 dan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) di Kota Lhoksewumae, Aceh. Dalam kasus ini, total kerugian para korban tak main-main yakni mencapai Rp2,5 miliar.

Kapolres Lhokseumawe AKBP Henki Ismanto mengatakan, pengungkapan kasus tersebut setelah polisi menerima laporan resmi dari para korban.

"Ada 22 masyarakat yang menjadi korban dan telah membuat laporan resmi ke Polres Lhokseumawe dengan latar belakang pekerjaan mulai dari PNS, tenaga honorer, wiraswasta dan mahasiswa. Para korban ini bertempat tinggal di wilayah Kota Lhokseumawe, Aceh Utara, Bireuen hingga Aceh Timur," ujarnya dikutip dari iNewsLhokseumawe.id, Kamis (28/7/2022).

Kapolres menjelaskan, tersangka yang diamankan dalam kasus tersebut berinisial AF (54) warga Kota Lhokseumawe. Dia merupakan oknum PNS di salah satu kantor kecamatan di Pemko Lhokseumawe. 

Sementara tempat kejadian perkara (TKP) tersebar di wilayah Kota Lhokseumawe dan Aceh Utara dari tahun 2019 sampai bulan Juni 2022.

Modus operandi yang dilakukan tersangka, yaitu bertepatan dengan adanya penerimaan CPNS K2 dan PPPK tahun 2019. Pelaku AF pun mulai mencari orang yang mau diurus menjadi PNS dan PPPK. Berbekal profesinya sebagai PNS, tersangka ini dengan mudah meyakinkan korban dia bisa membantu dengan menyerahkan sejumlah uang serta persyaratan administrasi lainnya.

"Jumlah uang yang diminta tersangka kepada korban untuk lulus menjadi PNS Rp120 juta. Untuk PPPK sebesar Rp35 juta per orang. Selain uang, para korban juga harus melengkapi sejumlah persyaratan administrasi seperti ijazah, KTP, KK, Akte Kelahiran, surat bebas narkoba, kartu kuning serta SKCK. Tersangka juga menjanjikan akan segera menyerahkan SK tergantung di mana mau ditempatkan," katanya.

Editor : Donald Karouw

Halaman : 1 2

Bagikan Artikel: