Pemerkosa Anak Kandung di Aceh Divonis Bebas, KPPAA: Keputusan yang Tidak Adil

Antara ยท Sabtu, 09 Oktober 2021 - 22:08:00 WIB
Pemerkosa Anak Kandung di Aceh Divonis Bebas, KPPAA: Keputusan yang Tidak Adil
Ilustrasi pemerkosaan. (iNews.id)

Dia juga menilai puncak permasalahan ini ada pada qanun jinayat. Seharusnya kasus ayah perkosa anak kandung tersebut dapat menyadarkan semua pihak bahwa qanun ini benar-benar harus direvisi.

"Pasal terkait kekerasan seksual terhadap anak harus dicabut, dan hakim MS tidak punya kapasitas menyidangkan kasus kekerasan seksual anak," katanya.

Firdaus menambahkan, mengenai perkembangan revisi qanun hukum jinayat sejauh ini pihaknya telah melakukan konsolidasi keempat regional, yakni Regional Lhokseumawe, Aceh Utara, dan Bireuen. Kemudian, Regional Aceh Tengah, Bener Meriah. Selanjutnya Regional Aceh Barat, Nagan Raya, dan Aceh Jaya, dan terakhir Regional Banda Aceh, Aceh Besar.

"Sementara ini semua mendukung revisi (qanun hukum jinayat) minor terkait kasus kekerasan seksual anak," kata Firdaus.

Editor : Maria Christina

Bagikan Artikel: