Perempuan Tani di Aceh Barat Terima Bantuan Rp385 Juta, Harus Digunakan untuk Ketahanan Pangan

Antara ยท Selasa, 22 Juni 2021 - 18:20:00 WIB
Perempuan Tani di Aceh Barat Terima Bantuan Rp385 Juta, Harus Digunakan untuk Ketahanan Pangan
Bupati Aceh Barat Haji Ramli MS memberikan sambutan saat akan menyalurkan bantuan modal usaha kepada kelompok perempuan, di Aula Dinas Pangan Aceh Barat, Senin (21/6/2021). Foto: Antara/Diskominsa Aceh Barat

MEULABOH, iNews.id - Aceh Barat memberi bantuan 105 perempuan untuk kelompok tani di tujuh kecamatan sebesar Rp385 juta. Bantuan tersebut harus digunakan untuk ketahanan pangan, jika tidak Bupati Aceh Barat, Ramli MS minta dikembalikan.

Ramli mengatakan, bantuan keuangan bagi kalangan perempuan merupakan inisiatif dirinya untuk meningkatkan perekenomian rakyat, khususnya petani. Sumber uang berasal dari dana alokasi khusus (DAK) APBN 2021.

“Jadi, bantuan ini tidak boleh diberikan kepada PNS atau ASN. Kalau ternyata nantinya dana ini tidak digunakan untuk ketahanan pangan, maka wajib dikembalikan atau akan diproses secara hukum,” kata Ramli, Senin (21/6/2021).

Pelaksana tugas (Plt) Kepala Dinas Pangan Kabupaten Aceh Barat Azim merincikan, bantuan sebesar Rp385 juta dibagi untuk tujuh kelompok tani di tujuh kecamatan di Aceh Barat, dengan jumlah bantuan masing-masing sebesar Rp55 juta per kelompok. Sasaran kelompok penerima bantuan tersebut masing-masing Kelompok Wanita Bungong Jeumpa Desa Lapang Kecamatan Johan Pahlawan. 

Selanjutnya Kelompok Wanita Mawar Merah Desa Teladan Kecamatan Kaway XVI, Kelompok Wanita Bungong Ban Timoh Desa Pasi Janeng Kecamatan Woyla Timur. Kemudian Kelompok Tani Kajeung Kecamatan Sungai Mas, Kelompok Wanita Harapan Jaya Desa Lek Lek Kecamatan Panton Reue, Kelompok Desa Meulue Cut Desa Liceh Kecamatan Bubon, serta Kelompok Wanita Bungong Ban Keumang Kecamatan Samatiga, Kabupaten Aceh Barat.

“Tujuan pemberian bantuan keuangan ini untuk meningkatkan pendapatan masyarakat, guna meningkatkan ketahanan pangan terhadap kelompok tani ditengah kondisi pandemi Covid-19,” kata Azim.

Editor : Erwin C Sihombing

Bagikan Artikel: