get app
inews
Aa Text
Read Next : Detik-Detik Banjir Bandang Bawa Gelondongan Kayu Terjang Bener Meriah Aceh

Ratusan Ton Gelondongan Kayu Masih Timbun Gayo Lues, Warga Khawatir Banjir Susulan

Rabu, 21 Januari 2026 - 21:54:00 WIB
Ratusan Ton Gelondongan Kayu Masih Timbun Gayo Lues, Warga Khawatir Banjir Susulan
Ratusan ton gelondongan kayu sisa banjir bandang masih menimbun satu desa di Kabupaten Gayo Lues, Aceh. (Foto: iNews)

GAYO LUES, iNews.id – Ratusan ton gelondongan kayu dan batu besar yang terbawa banjir bandang pada akhir November 2025 lalu masih menimbun Desa Badak, Kecamatan Dabun Gelang, Kabupaten Gayo Lues, Aceh.

Kondisi tersebut memicu kekhawatiran warga akan adanya banjir susulan yang bisa membawa kembali material kayu tersebut dan menghantam rumah yang masih bertahan.

Hingga Rabu (21/1/2026), proses pembersihan material sisa banjir di Desa Badak dinilai sangat lamban. Tumpukan kayu berukuran besar masih menutupi akses jalan dan mengubur sawah warga. Masyarakat mendesak pemerintah kabupaten segera menurunkan alat berat untuk mengevakuasi tumpukan tersebut.

"Kami berharap pemerintah secepatnya menurunkan alat berat. Material kayu ini sangat banyak dan memenuhi pemukiman. Jika terjadi banjir susulan, kayu-kayu ini bisa menyumbat aliran air dan justru menghantam rumah warga lainnya," ujar Islami Selian, salah seorang warga setempat.

Di sisi lain, muncul kendala unik dalam proses pembersihan secara mandiri. Sebagian warga sebenarnya berniat memanfaatkan kayu-kayu tersebut untuk keperluan pembangunan kembali rumah yang rusak. Namun, mereka ragu karena belum ada persetujuan dari pemilik lahan maupun ketegasan status hukum kayu tersebut.

Warga berharap pemerintah daerah memberikan kebijakan tegas terkait pengolahan kayu sisa banjir ini. Jika diizinkan untuk dimanfaatkan secara bersama, warga meyakini proses pembersihan pemukiman bisa dilakukan secara gotong royong tanpa harus menunggu seluruh alat berat dari pemerintah.

Desa Badak, Kecamatan Dabun Gelang merupakan salah satu sektor persawahan terluas dan menjadi tumpuan pangan di Kabupaten Gayo Lues. Saat ini, diperkirakan ratusan hektar sawah tertutup material batu dan kayu.

Kerusakan ini menjadi pukulan berat bagi sektor pertanian daerah. Jika material tidak segera dipindahkan, ancaman gagal panen jangka panjang akan menghantui para petani yang kehilangan lahan garapannya akibat tertimbun material sisa bencana.

Editor: Kastolani Marzuki

Follow Whatsapp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
Lihat Berita Lainnya

iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut