Selain Herlin Kenza, Polisi Tetapkan Pemilik Toko Grosir sebagai Tersangka

Antara, Jamal Pangwa · Sabtu, 24 Juli 2021 - 15:20:00 WIB
Selain Herlin Kenza, Polisi Tetapkan Pemilik Toko Grosir sebagai Tersangka
Dua tersangka kasus kerumunan massa di Lhokseumawe Aceh. (Foto: Istimewa).

LHOKSEUMAWE, iNews.id - Polisi menetapkan dua orang tersangka dalam kasus kerumunan massa di Pasar Inpres Banda Sakit, Kota Lhokseumawe, Aceh. Selain Herlin Kenza (HK), pemilik toko grosir berinisial KS juga terjerat kasus hukum serupa.

Kabid Humas Polda Aceh, Kombes Pol Winardy mengatakan selain HK, penyidik juga menetapkan KS, pemilik toko grosir yang didatangi selebgram tersebut sebagai tersangka.

"Penetapan tersangka setelah penyidik memeriksa kedua terduga pelaku dan delapan orang saksi, termasuk satu saksi ahli," kata Kombes Pol Winardy di Kota Banda Aceh, Sabtu (24/7/2021).

Dia mengatakan, berdasarkan hasil pemeriksaan, secara umum disimpulkan bahwa kerumunan masyarakat di toko grosir tersebut melanggar UU Kekarantinaan Kesehatan.

Pelanggarannya, kata dia, mengabaikan protokol kesehatan sebagaimana diatur Pasal 93 Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 6 Tahun 2018 tentang Kekarantinaan Kesehatan jo Pasal 55 KUHP.

Selain itu, ujar dia, personel Polres Lhokseumawe bersama petugas Satpol PP dan WH Kota Lhokseumawe menyegel dan memasang garis polisi di toko grosir tempat kerumunan terjadi.

Menurut dia, penyegelan dilakukan berdasarkan Peraturan Wali Kota Lhokseumawe Nomor 44 Tahun 2020 tentang Penerapan Disiplin dan Penegakan Hukum Protokol Kesehatan Sebagai Upaya Pencegahan dan Pengendalian Covid-19.

"Kalau dilihat dari dua dasar hukum itu, jelas pemilik toko grosir telah melakukan pelanggaran terhadap peraturan yang telah ditetapkan pemerintah daerah," kata dia.

Editor : Andi Mohammad Ikhbal

Bagikan Artikel: