Hujan deras yang terus mengguyur Kota Lhokseumawe, Aceh selama sepekan terakhir menyebabkan banjir semakin parah. (Foto: Istimewa).

JAKARTA, iNews.id - Banjir yang melanda Kabupaten Aceh Utara, Provinsi Aceh sejak 20 November 2025 hingga kini belum menunjukan tanda-tanda surut. Banjir memaksa ribuan warga mengungsi ke tempat aman.

"Wilayah Kabupaten Aceh Utara hingga saat ini belum menunjukan tanda-tanda surut," ungkap Kepala Pusat Data, Informasi, Komunikasi Kebencanaan BNPB, Abdul Muhari, Kamis (27/11/2025).

Bencana banjir ini juga membuat layanan kantor pemerintahan lumpuh hingga pemadaman aliran listrik. Hal ini membuat mobilitas petugas BNPB juga terbatas.

"Kondisi di lapangan masih sangat terbatas ditandai dengan terputusnya jaringan komunikasi dan aliran listrik serta lumpuhnya layanan kantor pemerintahan. Situasi ini berdampak pada lambatnya proses pendataan dan penanganan darurat," ungkap Abdul.

Dia menjelaskan, banjir di wilayah Kabupaten Aceh Utara disebabkan tingginya intensitas hujan yang mulai mengguyur pada 20 November 2025 lalu. Kondisi ini juga diperburuk dengan adanya drainase tersumbat hingga kapasitas saluran air yang tidan memadai. "Sehingga menggenangi permukiman penduduk, fasilitas umum, tambak, lahan pertanian dan akses jalan," kata dia.


Editor : Kastolani Marzuki

Halaman Selanjutnya
Halaman :
1 2
BERITA POPULER
+
News Update
Kanal
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
MNC Portal
Live TV
MNC Network