Warga di Aceh Tamiang harus menyewa perahu dan membayar Rp20.000 untuk mengambil bantuan. (Foto: iNews)

Transportasi air satu-satunya ini hanya bisa dilakukan saat aliran sungai dalam kondisi tenang dan debit air normal. Jika curah hujan di hulu tinggi, maka Desa Baling Karang benar-benar lumpuh total karena perahu kecil tidak mampu menerjang derasnya arus sungai. 

Masyarakat setempat mendesak Pemerintah Kabupaten Aceh Tamiang maupun Pemerintah Provinsi Aceh untuk segera membangun jembatan darurat. Tanpa penanganan cepat, roda ekonomi dan pendidikan anak-anak di pedalaman Sekerak ini dipastikan akan terus terhambat.


Editor : Kastolani Marzuki

Sebelumnya
Halaman :
1 2

BERITA POPULER
+
News Update
Kanal
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
MNC Portal
Live TV
MNC Network