Ilustrasi solar bersubsidi ditimbun (Foto: Rudi Ichwan)
Antara

NAGAN RAYA, iNews.id - Polisi menangkap dua terduga pelaku penimbun Bahan Bakar Minya (BBM) Solar bersubsidi. Keduanya diamankan di Desa Karang Anyar, Darul Makmur, Nagan Raya, Aceh.

"Dua pelaku yang sudah diamankan tersebut berinisial DW dan BL. Keduanya merupakan warga Kabupaten Aceh Barat Daya dan Kabupaten Nagan Raya, Provinsi Aceh," kata Kasat Reskrim Polres Nagan Raya AKP Machfud, Kamis (14/4/2022).

Dia menambahkan, penangkapan kedua pelaku setelah polisi mendapatkan laporan dari masyarakat terkait adanya dugaan penimbunan BBM solar subsidi

"Pengungkapan kasus tersebut setelah kepolisian mendapatkan laporan dari masyarakat bahwa ada sebuah mobil pikap bernomor polisi BL 8202 KF diduga sering membawa subsidi jenis biosolar dari Kabupaten Aceh Barat Daya ke Kabupaten Nagan Raya," kata dia.

Berbekal laporan itu, kata dia, polisi kemudian melakukan penyelidikan. Hasilnya, pelaku berhasil ditangkap.

Berdasarkan keterangan pelaku, mereka telah melakukan penimbunan BBM solar bersubsidi sejak bulan Januari 2022.

"BBM dibeli dari seorang pelaku berinisial DW seharga Rp6.900 per liter dan kemudian BBM solar tersebut dijual seharga Rp9.000 per liter," katanya.

Dari lokasi penangkapan, polisi mengamankan sejumlah barang bukti di antaranya satu fiber warna putih ukuran 1.000 liter, satu jeriken berisi BBM solar 32 liter.

Kemudian lima jeriken kosong ukuran 32 liter, satu timbangan kapasitas 150 kg, dua corong ukuran besar, satu mesin pompa penyedot minyak, dan satu selang air ukuran lima liter.

Atas perbuatannya, pelaku dijerat denganPasal 55 Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 22 Tahun 2001 dengan ancaman pidana penjara selama 6 tahun serta denda paling tinggi Rp60 miliar.


Editor : Nur Ichsan Yuniarto

BERITA TERKAIT