Menurutnya, sanksi PTDH merupakan bentuk komitmen Polda Aceh dalam menegakkan disiplin dan Kode Etik Profesi Polri terhadap setiap anggota yang melakukan pelanggaran berat.
“Pemberian sanksi PTDH merupakan bentuk komitmen Polda Aceh dalam menegakkan disiplin dan Kode Etik Profesi Polri. Setiap anggota yang melakukan pelanggaran berat akan diproses secara tegas sesuai ketentuan yang berlaku tanpa pandang bulu,” ujarnya.
Dia menegaskan, proses sidang etik tidak menghentikan proses pidana yang sedang berjalan. Kedua proses tersebut dilakukan secara paralel sebagai bentuk penegakan hukum terhadap anggota Polri yang melakukan pelanggaran.
“Polda Aceh tidak akan mentoleransi setiap bentuk pelanggaran hukum maupun penyalahgunaan kewenangan yang dilakukan oleh anggota. Penegakan hukum yang tegas merupakan bagian dari upaya menjaga kepercayaan masyarakat terhadap institusi Polri,” ucapnya.
Editor : Kurnia Illahi
Artikel Terkait